Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemkot Tasikmalaya Dorong Investasi dan Penggunaan Produk Lokal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Pemkot Tasikmalaya Dorong Investasi dan Penggunaan Produk Lokal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Pemerintah Kota Tasikmalaya mendorong pelaku usaha dan investor untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan mendorong penggunaan material dan tenaga kerja lokal dalam setiap pembangunan di Kota Tasikmalaya.

 

‎Hal itu disampaikan, Hj. Hesti Widiawati, S.E., M.M. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang mewakili Walikota Kota Tasikmalaya, seusai membuka Musyawarah Daerah  (Musda) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ke VI (Gapensi) di Aula Sakura Hotel Santika, Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Selasa (08/09/2026).

 

‎Menurut Hesti, pembangunan tidak hanya berorientasi pada besarnya nilai investasi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat. Para pelaku usaha diharapkan memiliki kompetensi dan memahami berbagai batasan serta ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan pembangunan.

 

‎”Jadi tidak hanya berapa atau berapa besarnya, tetapi justru harus meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat. Pertama dengan meningkatkan kompetensi, kemudian memperhatikan batasan-batasan infrastruktur yang harus sesuai dengan ketentuan,” ujar Hesti.

 

‎Ia menegaskan, setiap pembangunan harus mengikuti standar dan regulasi yang telah ditetapkan, termasuk penggunaan material sesuai ketentuan teknis.

 

‎Di sisi lain, Pemkot Tasikmalaya juga mendorong agar pembangunan yang menggunakan anggaran daerah dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal. Salah satunya melalui penggunaan material yang dibeli dari pelaku usaha di Kota Tasikmalaya serta pemanfaatan tenaga kerja lokal.

 

‎”Jangan sampai membangun di Kota Tasikmalaya, kemudian setiap pekerjaan yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya, tetapi uangnya justru dibelanjakan keluar dari Kota Tasikmalaya,” katanya.

 

‎Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk meningkatkan perputaran ekonomi di daerah sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

 

‎Hesti mengakui, menciptakan iklim investasi yang baik tidak mudah. Pemerintah daerah harus tetap mempertimbangkan berbagai regulasi agar proses investasi berjalan sesuai ketentuan.

 

‎Namun, ia menilai perkembangan sistem pelayanan berbasis digital, termasuk Online Single Submission (OSS), telah memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan perizinan.

 

‎”Regulasi di pemerintah kota harus menjadi faktor pertimbangan. Tetapi sekarang segala sesuatunya sudah online, sudah ada OSS dan ketentuannya,” ujarnya.

 

‎Pemkot Tasikmalaya, lanjut Hesti, terus mengajak para pengusaha untuk berinvestasi di Kota Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

‎Ia memastikan regulasi terkait investasi dan kegiatan usaha telah diatur pemerintah daerah dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

 

‎”Kita sebenarnya sudah mengajak pengusaha-pengusaha untuk berinvestasi di Kota Tasikmalaya. Regulasi dan yang lainnya sudah kita atur, tetapi tidak juga melanggar ketentuan,” katanya.

 

‎Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tasikmalaya juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Menurut Hesti, kepatuhan terhadap regulasi diperlukan bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi juga untuk melindungi investor.

‎

‎Ia menilai anggapan bahwa pemerintah daerah tidak ramah terhadap investasi terkadang muncul ketika terdapat kegiatan usaha yang telah berjalan, tetapi belum memenuhi seluruh persyaratan regulasi.

 

‎”Karena kita tidak ingin melakukan pelanggaran. Pada akhirnya, itu akan memberikan kerugian terhadap investor sendiri,” ucapnya.

 

‎Hesti menambahkan, pemerintah juga menerima aduan masyarakat terkait kegiatan usaha yang belum menyelesaikan proses regulasi. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Kota Tasikmalaya. (***)

‎

‎

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci, Liga Jabar Istimewa Libatkan Puluhan Klub di Kota Tasikmalaya

    Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci, Liga Jabar Istimewa Libatkan Puluhan Klub di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini menjadi fondasi penting dalam gelaran Liga Jabar Istimewa yang kini tengah berlangsung di tingkat kota dan kabupaten. Ia menyebutkan, kompetisi tersebut mempertandingkan empat kategori usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-19. Dari sisi partisipasi, U-10 diikuti 13 klub, U-12 […]

  • Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ada nuansa berbeda dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kali ini. Bertepatan dengan momentum menyambut Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, acara tidak hanya diisi dengan doa dan kebersamaan, tetapi juga disemarakkan dengan semangat belajar serta kecintaan terhadap tanah air. Seperti biasanya, kegiatan diawali dengan pengajian […]

  • Dua Dekade Lebih Berpisah, Alumni SMAN 2 Angkatan 1999 Kembali Bersatu dalam Reuni Perak

    Dua Dekade Lebih Berpisah, Alumni SMAN 2 Angkatan 1999 Kembali Bersatu dalam Reuni Perak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ikatan Alumni (IKA) SMAN 2 Tasikmalaya Angkatan 1999 menggelar reuni perak yang tertunda selama dua tahun di Hotel Santika, Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan bertajuk “Reuni Perak 25+2” tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus melepas rindu setelah puluhan tahun para alumni berpisah. Ketua Umum IKA SMAN 2 Tasikmalaya Angkatan 1999, Iman Hilman, […]

  • ‎Serapan Lulusan Capai 97 Persen, Poltekkes Tasikmalaya Perkuat Akses Alumni ke Dunia Kerja

    ‎Serapan Lulusan Capai 97 Persen, Poltekkes Tasikmalaya Perkuat Akses Alumni ke Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Medinas.id — Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan lulusan agar mampu bersaing dan cepat terserap di dunia kerja. Salah satunya melalui kegiatan job fair dan pembekalan bagi calon alumni. ‎Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani, S.Kep, Ners, M.Kep, mengatakan kegiatan job fair dan pembekalan calon alumni digelar sebagai bentuk fasilitasi agar para […]

  • Bareskrim Buru Bandar Narkoba Gunakan Kedok Ojol di Jakarta

    Bareskrim Buru Bandar Narkoba Gunakan Kedok Ojol di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MEDINAS.ID Bareskrim Buru Bandar Narkoba Gunakan Kedok Ojol di Jakarta Bareskrim buru bandar narkoba gunakan ojol menjadi sorotan setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri mengungkap jaringan peredaran narkoba di Jakarta Timur. Bandar berinisial Frendy Dona (38) kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, […]

  • Menaker Tegaskan Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Ekonomi Global 2026

    Menaker Tegaskan Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Ekonomi Global 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MEDINAS.ID Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pemerintah menyiapkan langkah cepat agar kesempatan kerja di Indonesia tetap terbuka meski ketidakpastian geopolitik global mulai menekan industri. Langkah ini penting agar pencari kerja mudah mendapatkan informasi lowongan dan pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar. Menaker Yassierli menyampaikan hal tersebut saat membuka Forum Jejaring Kemitraan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri bersama […]

expand_less