Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Budaya dan Keagamaan Dipadukan, Padepokan Sanca Galunggung Dorong Pelestarian Budaya di Kota Tasikmalaya

Budaya dan Keagamaan Dipadukan, Padepokan Sanca Galunggung Dorong Pelestarian Budaya di Kota Tasikmalaya

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id – Upaya melestarikan kebudayaan daerah terus dilakukan para pegiat seni dan budaya di Kota Tasikmalaya. Salah satunya melalui kegiatan yang memadukan semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan nilai-nilai keagamaan.

 

‎Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga dirangkaikan dengan tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

‎Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pasar Pancasila, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (29/08/2026), menjadi ruang bagi para pelaku budaya untuk memperkenalkan sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan secara harmonis.

 

‎Ketua Padepokan Qulbu Zakir, Sandi Sina, mengatakan perpaduan antara budaya, keagamaan, dan semangat kebangsaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ketiga unsur tersebut tidak harus dipertentangkan.

 

‎Menurut Sandi, masih terdapat anggapan di sebagian kalangan bahwa aktivitas kebudayaan identik dengan sesuatu yang terpisah dari nilai-nilai agama. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berupaya mengubah paradigma tersebut dengan menghadirkan kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, keagamaan, dan kebangsaan.

 

‎“Tujuan utamanya adalah memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan tabligh akbar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Sandi Sina saat ditemui di sela-sela kegiatan.

 

‎Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat bahwa budaya daerah dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.

 

‎Sandi menilai kebudayaan memiliki hubungan erat dengan kehidupan sosial dan keagamaan. Karena itu, menurutnya, pandangan yang memisahkan budaya dari agama perlu perlahan diubah.

 

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa kebudayaan juga memiliki nuansa keagamaan yang kuat. Paradigma seperti itulah yang ingin kami ubah. Kegiatan budaya dapat diselaraskan dengan kegiatan keagamaan, termasuk dalam momentum kemerdekaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” katanya.

 

‎Lebih lanjut, Sandi berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat memberikan perhatian serta ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya. Pemerintah, kata dia, dapat berperan sebagai jembatan antara pegiat budaya, masyarakat, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

 

‎“Kami berharap ke depan Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa memfasilitasi sekaligus menjadi jembatan bagi para pegiat budaya. Setiap kegiatan atau momentum yang berkaitan dengan kebudayaan diharapkan bisa melibatkan seluruh masyarakat dan pelaku budaya,” ungkapnya.

 

‎Ia menegaskan, pelestarian kebudayaan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu kelompok atau komunitas. Peran generasi saat ini sangat penting untuk memastikan warisan budaya daerah tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”tegasnya

 

‎Pelaku Budaya Dorong Sinergi.

‎Sementara itu, Ketua Padepokan Sanca Galunggung, Ki Sanca, menilai keberlangsungan kebudayaan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

‎Menurutnya, tradisi dan warisan budaya harus terus diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar keberadaannya tidak semakin tergerus oleh perubahan zaman.

 

‎Ki Sanca mengatakan, para pelaku budaya selama ini terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan dengan membangun sinergi bersama sesama pegiat seni, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, maupun berbagai pihak lainnya.

 

‎“Pelaku budaya tidak bisa berjalan sendiri. Sejak dulu kami selalu bersinergi dengan rekan-rekan dan masyarakat. Alhamdulillah, sampai sekarang masih banyak yang peduli dan ikut menggelar kegiatan untuk menjaga kebudayaan,” kata Ki Sanca.

 

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya, mulai dari masyarakat, media, kepolisian, hingga pemerintah dan dinas terkait.

 

‎“Kami sangat berterima kasih kepada media, masyarakat, warga, kepolisian, maupun dinas yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

 

‎Ki Sanca berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya semakin memberikan perhatian terhadap keberadaan dan perkembangan kebudayaan daerah. Menurutnya, budaya merupakan bagian dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

‎“Khusus kepada Bapak Wali Kota Tasikmalaya, kami berharap kebudayaan mendapat perhatian lebih. Budaya harus terlihat, harus tetap hidup, dan jangan sampai diabaikan,” katanya.

 

‎Ia menambahkan, para pegiat budaya akan terus membangun komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus kebutuhan para pelaku seni dan budaya.

 

‎Menurut Ki Sanca, sinergi antara pegiat budaya, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan media menjadi kunci agar kebudayaan di Kota Tasikmalaya tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

 

‎Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan seni dan budaya diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebangsaan, mempererat hubungan sosial dan keagamaan masyarakat, serta menjaga keberlangsungan tradisi dan warisan budaya daerah.

 

‎Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, pelestarian budaya di Kota Tasikmalaya diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman, pungkasnya.(***)

‎

‎

‎

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBC Kota Tasikmalaya Siapkan Program Kolaboratif, Dukung Swasembada Pangan

    BBC Kota Tasikmalaya Siapkan Program Kolaboratif, Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Medinas.id — Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BBC (Buah Batu Corps) Kota Tasikmalaya sukses digelar pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Jalan Cieunteng Gede, Kecamatan Cihideung. Kegiatan yang mengusung tema “Aktualisasi Rencana Kerja Kolaboratif untuk Produktivitas Lembaga” ini dihadiri sekitar 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya. […]

  • Wali Kota Viman Tegaskan Peran Strategis Pesantren dalam Pembangunan Kota Tasikmalaya

    Wali Kota Viman Tegaskan Peran Strategis Pesantren dalam Pembangunan Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medinas.id — Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengawali kembali aktivitas kedinasannya dengan melakukan silaturahmi ke sejumlah ulama dan pimpinan pondok pesantren di Kota Tasikmalaya, Rabu (03/06/2026). Dalam kunjungan tersebut, Viman didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya. Agenda pertama diawali dengan mengunjungi Pondok Pesantren […]

  • Family Gathering LSM PADI di Situ Panjalu, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial

    Family Gathering LSM PADI di Situ Panjalu, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Medinas.id — Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) memanfaatkan momentum family gathering untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim binaan. Kegiatan yang digelar di kawasan Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/09/2026), itu diikuti pengurus dan anggota bersama anak-anak yatim binaan.   ‎Bukan sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun […]

  • Usai Ditetapkan DPP PKB, H. Wahid Siap Wujudkan PKB Jadi Partai Pemenang di 2029

    Usai Ditetapkan DPP PKB, H. Wahid Siap Wujudkan PKB Jadi Partai Pemenang di 2029

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan susunan pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Tasikmalaya untuk masa bakti 2026–2031. Pengumuman tersebut disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (11/06/2026). Dalam kepengurusan yang baru, H. Wahid kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. Ia akan didampingi oleh […]

  • Resmi Dikukuhkan, GAM Priangan Timur Fokus Perkuat Pendidikan, Ekonomi Umat, dan Politik Kebangsaan

    Resmi Dikukuhkan, GAM Priangan Timur Fokus Perkuat Pendidikan, Ekonomi Umat, dan Politik Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Medinas.id — Gerakan Ajengan Muda (GAM) Priangan Timur resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di salah satu rumah makan di Jalan R. Ikik Wiradikarta, Yudanagara, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/07/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen GAM dalam memperkuat peran ajengan muda sebagai agen perubahan di […]

  • 14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

    14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Medinas.id — Sebanyak 14 advokat baru yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Tasikmalaya resmi dilantik. Dalam momentum tersebut, para advokat diminta menjalankan profesinya dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.   ‎Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) I Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., mengatakan profesi advokat tidak seharusnya semata-mata dipandang […]

expand_less