Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » STAI Al-Ruzhan Wisuda 29 Sarjana, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan Layanan Haji-Umroh

STAI Al-Ruzhan Wisuda 29 Sarjana, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan Layanan Haji-Umroh

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Ruzhan menggelar Wisuda ke-5 dan Dies Natalis di Ballroom Hotel Aston, Jalan R.E. Martadinata, Kota Tasikmalaya, Senin (07/09/2026).

 

‎Ketua Senat STAI Al-Ruzhan, H. Uu Ruzhanul Ulum S.E, mengatakan pihaknya menyadari kontribusi lembaga pendidikan yang dipimpinnya dalam membantu pemerintah, khususnya di bidang pendidikan, masih belum maksimal. Namun, ia bersyukur STAI Al-Ruzhan dapat turut berkontribusi dengan melahirkan sarjana yang memiliki kompetensi di bidang haji dan umrah serta ekonomi syariah.

 

‎”Kami memang belum bisa maksimal dalam membantu pemerintah, khususnya dalam bidang pendidikan karena masih terbatas. Tetapi saya bersyukur sebagai anak bangsa sudah memberikan kontribusi melalui yayasan atau STAI kami dengan melahirkan sarjana, khususnya dalam bidang haji dan umrah serta ekonomi syariah,” ujar Uu.

 

‎Ia berharap para wisudawan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Sebab, mayoritas mahasiswa STAI Al-Ruzhan berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat, meskipun tidak seluruhnya berasal dari Tasikmalaya.

‎Menurutnya, sebanyak 29 wisudawan yang dilantik diharapkan mampu menjadi bagian dari penggerak ekonomi syariah sekaligus berkontribusi dalam peningkatan pelayanan haji dan umrah.

 

‎Uu menjelaskan, ekonomi syariah memiliki landasan yang berbeda dengan sistem ekonomi konvensional karena berpedoman pada nilai-nilai wahyu dan prinsip-prinsip Islam.

 

‎”Ekonomi syariah adalah ekonomi yang berdasarkan wahyu, bukan semata-mata berdasarkan produk pemikiran manusia. Jelas manfaatnya untuk umat,” katanya.

 

‎Ia menambahkan, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia telah mendapatkan dukungan melalui berbagai regulasi pemerintah. Namun, menurutnya, pemahaman masyarakat, khususnya umat Islam, terhadap penerapan ekonomi syariah masih perlu diperkuat, baik dalam sektor perbankan maupun bidang ekonomi lainnya.

 

‎Karena itu, ia berharap lulusan STAI Al-Ruzhan dapat ikut memperluas pemahaman dan penerapan ekonomi syariah di Jawa Barat, khususnya di wilayah Priangan Timur.

 

‎Selain ekonomi syariah, Uu menyebut program studi pelayanan haji dan umrah menjadi salah satu keunggulan STAI Al-Ruzhan. Menurutnya, program tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik dalam bidang pelayanan haji dan umrah.

 

‎”Baru STAI Al-Ruzhan yang memilih program pelayanan haji dan umrah. Ini untuk menjawab kekosongan intelektualitas dalam bidang pelayanan haji dan umrah,” ujarnya.

 

‎Ia mengatakan, kebutuhan tenaga sarjana di bidang tersebut juga berkaitan dengan pengembangan lembaga pelayanan haji dan umrah, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

 

‎Ke depan, STAI Al-Ruzhan menargetkan pengembangan program pendidikan lainnya, termasuk pendidikan Islam. Dengan demikian, lembaga tersebut diharapkan dapat terus memberikan pilihan pendidikan tinggi berbasis keislaman kepada masyarakat.

 

‎Uu juga menegaskan bahwa STAI Al-Ruzhan merupakan perguruan tinggi yang legal secara formal dan tercatat dalam sistem kelembagaan pendidikan tinggi.

 

‎Ia mengajak masyarakat tidak ragu untuk mempercayakan pendidikan anak-anaknya di STAI Al-Ruzhan karena seluruh kelembagaan dan program pendidikan yang dijalankan tercatat secara resmi dan dapat diverifikasi.

 

‎”Kami berharap ke depan semakin dipercaya masyarakat untuk menitipkan anaknya belajar di STAI Al-Ruzhan. Jangan gentar dan jangan ragu, STAI Al-Ruzhan adalah perguruan tinggi yang legal secara formal dan tercatat,” pungkasnya.(***)

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Pidato AHY Muda Semarakkan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Tasikmalaya

    Lomba Pidato AHY Muda Semarakkan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tasikmalaya menggelar Lomba Pidato AHY Muda sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda nasional yang dilaksanakan serentak oleh seluruh DPC Partai Demokrat di Indonesia. ‎Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya, Anang Safaat S.Sos., mengatakan bahwa […]

  • Santunan Anak Yatim dan Pembagian Sembako Meriahkan Peresmian Lokasi Baru Caffe Lagend

    Santunan Anak Yatim dan Pembagian Sembako Meriahkan Peresmian Lokasi Baru Caffe Lagend

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Medinas.id — Kegiatan santunan anak yatim yang disertai pembagian paket sembako kembali dilaksanakan sebagai bagian dari program sosial berkelanjutan. Acara tersebut digelar di kawasan Jalan A.H. Nasution, Kota Tasikmalaya jum’at (12/06/2026), bertepatan dengan grand opening Caffe Lagend yang kini menempati lokasi baru setelah berpindah dari area depan Samsat Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini diprakarsai oleh H. […]

  • “9.000 Relawan MBG Tasikmalaya Suarakan Keberlanjutan Program, Satgas Siapkan Hasil Evaluasi ke Pusat”.

    “9.000 Relawan MBG Tasikmalaya Suarakan Keberlanjutan Program, Satgas Siapkan Hasil Evaluasi ke Pusat”.

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Rubi Azhara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Evaluasi dilakukan untuk mengukur manfaat yang telah dirasakan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemukan pada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rubi menjelaskan, hasil […]

  • OJK dan Polri Tangkap Mantan Direktur Investree, Diduga Himpun Dana Ilegal Rp2,7 Triliun

    OJK dan Polri Tangkap Mantan Direktur Investree, Diduga Himpun Dana Ilegal Rp2,7 Triliun

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Polri dan sejumlah kementerian berhasil memulangkan serta menahan AAG, mantan Direktur PT Investree Radhika Jaya, yang diduga menghimpun dana masyarakat tanpa izin dengan nilai mencapai Rp2,7 triliun. AAG dijerat dengan Undang-Undang Perbankan dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan Sektor Keuangan, dengan ancaman pidana 5–10 […]

  • Bakti Sosial Akbar di Tasikmalaya, TNI dan Lintas Sektor Hadirkan Kepedulian untuk Warga

    Bakti Sosial Akbar di Tasikmalaya, TNI dan Lintas Sektor Hadirkan Kepedulian untuk Warga

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id — Suasana Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, tampak dipenuhi ribuan warga dari berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (25/5/2026). Wajah-wajah penuh antusias dan haru terlihat saat masyarakat menghadiri kegiatan bakti sosial akbar yang digelar melalui kolaborasi lintas sektor. Kegiatan kemanusiaan tersebut diprakarsai oleh Irjen Kemendes PDTT bersama Sahabat Ryano, Pangdam III/Siliwangi, Gandara Group, […]

  • PERADI Tasikmalaya Dorong Hukum Humanis, Perkuat Kepercayaan Publik dan Layanan Bantuan Hukum

    PERADI Tasikmalaya Dorong Hukum Humanis, Perkuat Kepercayaan Publik dan Layanan Bantuan Hukum

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Medinas.id — Wakil Ketua PERADI Tasikmalaya, Damas Aprianur, menekankan pentingnya menghadirkan sistem hukum yang lebih humanis, mudah dimengerti, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat. “Pada dasarnya, hukum harus lebih berorientasi pada kemanusiaan, sederhana untuk dipahami, serta dipercaya publik. Itu menjadi benang merah dari kegiatan ini,” ujar Damas kepada wartawan di sela acara halal bihalal Keluarga Besar […]

expand_less