Benda Diduga Bom Rakitan Gegerkan Warga di Gedung Tua Engsun Tasikmalaya
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 10
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — TASIKMALAYA, Warga di Jalan Taman Harapan, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga menyerupai bom rakitan di area eks pabrik yang dikenal sebagai Gedung Tua Engsun, Kamis (10/09/2026).
Benda mencurigakan tersebut pertama kali ditemukan sekelompok remaja yang tengah bermain di dalam gedung tua tersebut. Mereka kemudian mendengar suara mencurigakan sebelum menemukan benda yang tergeletak di atas tembok bagian tengah bangunan.
Salah seorang saksi, Abdul Wahab (18), mengatakan, saat kejadian dirinya bersama sejumlah teman sedang bermain game online. Salah seorang rekannya, Dika, kemudian mendengar suara dari sekitar lokasi.
”Teman saya Dika yang awal menemukan benda itu. Pas awal mendengar suara ‘nit’ satu kali, terus dicari dan diperiksa. Ternyata ada benda itu,” ujar Abdul Wahab di lokasi.
Menurut Abdul, benda tersebut terlihat dalam kondisi terbuka dan tidak tertutup apa pun. Para remaja itu langsung menjauh setelah melihat bentuk benda yang dinilai mencurigakan.
Benda tersebut memiliki bentuk menyerupai pipa dan dilengkapi papan tombol atau keypad, layar LCD, kabel, serta lampu indikator berwarna merah yang terus berkedip.
”Kaget lihatnya juga, kita langsung jaga jarak. Kita juga melihat ada lampu yang kedip-kedip yang warnanya merah,” katanya.
Karena khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Dika kemudian menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 untuk melaporkan penemuan benda tersebut.
Tak lama berselang, personel Polres Tasikmalaya Kota tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi dengan memasang garis polisi di sekitar area penemuan benda.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat tiba di lokasi dengan perlengkapan lengkap. Petugas penjinak bom kemudian melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi benda yang diduga menyerupai bom rakitan tersebut.
Area di sekitar gedung juga disterilkan. Personel Brimob bersenjata lengkap terlihat menyisir lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman. Warga maupun personel yang tidak berkepentingan dilarang mendekati area tersebut.
Seorang petugas penjinak bom dengan mengenakan pakaian pelindung khusus atau Explosive Ordnance Disposal (EOD) terlihat masuk ke titik ditemukannya benda misterius tersebut untuk melakukan penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan identifikasi masih berlangsung. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jenis maupun status benda tersebut.
Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Gegana untuk memastikan apakah benda tersebut merupakan bom aktif atau bentuk ancaman lainnya.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
