Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Dua Kali Gagal, Putra Petani Majalengka Akhirnya Wujudkan Mimpi Jadi Taruna Akpol

Dua Kali Gagal, Putra Petani Majalengka Akhirnya Wujudkan Mimpi Jadi Taruna Akpol

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Media Nasional – Perjuangan, ketekunan, dan doa orang tua mengantarkan Yusup Soleh Subagja meraih salah satu cita-cita terbesarnya.

Pemuda asal Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, itu resmi dikukuhkan sebagai Bhayangkara Taruna dalam Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) Akademi TNI dan Kepolisian Tahun 2026 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).

Pencapaian tersebut menjadi momen istimewa bagi Yusup dan keluarganya. Setelah melewati proses seleksi yang ketat, ia akhirnya berhasil menembus pendidikan calon perwira kepolisian setelah dua kali mengalami kegagalan pada 2024 dan 2025.

Namun, kegagalan itu tidak pernah memadamkan tekad Yusup untuk mewujudkan cita-citanya. Ia justru menjadikan setiap kegagalan sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kemampuan fisik maupun pengetahuan agar lebih siap menghadapi seleksi berikutnya.

Yusup menjalani rutinitas disiplin untuk mencapai impiannya. Setiap pagi, setelah menunaikan salat Subuh, ia melanjutkan kegiatan dengan belajar dan memperdalam pengetahuan, kemudian berlatih fisik secara rutin.

Kebiasaan tersebut ia jalani dengan konsisten. Yusup memahami bahwa cita-cita besar membutuhkan pengorbanan, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus bangkit ketika menghadapi kegagalan.

Perjalanan panjang itu akhirnya membuahkan hasil pada 2026. Pengukuhan sebagai Bhayangkara Taruna menjadi bukti bahwa kegigihan dan ketekunan dapat membuka jalan menuju cita-cita, meskipun seseorang harus menghadapi berbagai rintangan.

Berangkat dari Keluarga Sederhana

Di balik keberhasilan Yusup, terdapat peran besar kedua orang tuanya, Edi Jubaedi dan Kokom Komalawati. Mereka membesarkan Yusup di tengah keterbatasan ekonomi dengan tetap menanamkan nilai kerja keras, kedisiplinan, dan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sang ayah bekerja sebagai petani kecil yang setiap hari mengandalkan tenaga dan ketekunannya di sawah. Sementara itu, sang ibu menjalankan usaha sebagai pedagang kecil untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kesederhanaan keluarga tidak menghalangi Yusup untuk memiliki cita-cita tinggi. Dukungan dan doa kedua orang tuanya menjadi sumber kekuatan yang terus mengiringi langkahnya, terutama ketika ia harus menghadapi kegagalan dalam dua kesempatan sebelumnya.

Bagi Yusup, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia juga menjadi bentuk perjuangan untuk membahagiakan kedua orang tua yang selama ini memberikan dukungan tanpa henti.

Amanah untuk Mengabdi kepada Negara

Pengukuhan dalam Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Kepolisian Tahun 2026 menandai tahapan penting dalam perjalanan pendidikan Yusup. Bersama para taruna lainnya yang lolos seleksi, ia mengemban tanggung jawab untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari institusi yang bertugas menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 61, Yusup diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kemampuan, dan menanamkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Perjalanan yang ia lalui juga menjadi pengingat bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan kerja keras, kedisiplinan, keteguhan hati, serta dukungan keluarga, kesempatan untuk meraih masa depan tetap terbuka.

Di tengah kebahagiaan atas pencapaian tersebut, Yusup diharapkan tetap menjadi pribadi yang rendah hati, berwibawa, dan tidak melupakan orang-orang yang telah mendukung perjuangannya.

Terutama kedua orang tuanya, yang senantiasa menyertai setiap langkahnya dengan doa, baik siang maupun malam.

Kini, keberhasilan Yusup menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Desa Pakubeureum, Kabupaten Majalengka. Perjuangannya membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk mencapai cita-cita yang lebih besar.

Dengan bekal disiplin dan ketekunan yang telah ia bangun, Yusup memiliki tanggung jawab untuk terus belajar, menempa diri, dan mempersiapkan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karang Taruna Kota Tasikmalaya Fokus Tangani Persoalan Sosial dan Sosialisasikan Regulasi Baru

    Karang Taruna Kota Tasikmalaya Fokus Tangani Persoalan Sosial dan Sosialisasikan Regulasi Baru

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Medinas.id — Karang Taruna Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran kepemudaan dalam menangani berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Sejumlah isu menjadi perhatian, mulai dari HIV/AIDS, pengelolaan sampah, geng motor hingga penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.   ‎Ketua Karang Taruna Kota Tasikmalaya, Hery Sulihudin, S.Pd.I., mengatakan berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya […]

  • 104 Siswa SMK Al-Khoeriyah Resmi Dilepas, Siap Hadapi Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi

    104 Siswa SMK Al-Khoeriyah Resmi Dilepas, Siap Hadapi Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Medinas.id — Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara pelepasan 104 siswa kelas XII SMK Al-Khoeriyah tahun ajaran 2025/2026. Dengan mengangkat tema “Satu Langkah untuk Seribu Harapan”, kegiatan tersebut menjadi simbol awal perjalanan baru para lulusan menuju dunia kerja maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pelepasan angkatan ke-22 itu berlangsung khidmat di Rumah Makan Sambel […]

  • RS JHC Tasikmalaya Berhasil Laksanakan Ablasi Jantung Perdana, Hadirkan Layanan Aritmia Pertama di Priangan Timur

    RS JHC Tasikmalaya Berhasil Laksanakan Ablasi Jantung Perdana, Hadirkan Layanan Aritmia Pertama di Priangan Timur

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Medinas.id — RS JHC Tasikmalaya kembali mencatatkan langkah penting dalam pengembangan layanan kesehatan jantung dengan sukses melaksanakan tindakan ablasi jantung perdana melalui kegiatan bakti sosial bagi dua pasien yang mengalami gangguan irama jantung atau Supraventricular Tachycardia (SVT). Keberhasilan ini menjadi sejarah baru karena merupakan tindakan ablasi jantung pertama yang dilakukan di RS JHC Tasikmalaya sekaligus […]

  • HIPMI Priangan Timur Dorong Kolaborasi Bisnis dan Dunia Pendidikan di Tasikmalaya

    HIPMI Priangan Timur Dorong Kolaborasi Bisnis dan Dunia Pendidikan di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Medinas.id — Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Priangan Timur terus mendorong penguatan kolaborasi antarpelaku usaha serta sinergi dengan dunia pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertema “Kolaborasi HIPMI dengan Dunia Pendidikan STTC dan Universitas Bakti Kencana” yang dihadiri perwakilan BPC […]

  • Putra Daerah Asal Klaten Jadi Jenderal Marinir Pasukan Khusus Bintang Dua

    Putra Daerah Asal Klaten Jadi Jenderal Marinir Pasukan Khusus Bintang Dua

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Di tengah riuhnya kehidupan, ada kisah seorang pria dari keluarga sederhana yang berhasil menapaki tangga tertinggi di TNI Angkatan Laut. Mayjen TNI (Mar) Supriyono, S.E., M.M, lahir di Klaten, Jawa Tengah, 5 April 1968, memulai hidup dari keterbatasan ekonomi, namun tekad dan kerja kerasnya menuntun ia menjadi salah satu Perwira Tinggi […]

  • Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Dukungan bagi Korban Dugaan Penyiksaan di Bandung

    Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Dukungan bagi Korban Dugaan Penyiksaan di Bandung

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Medinas.id — Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menjenguk Yuvita Tri Rezeki, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (24/06/2026) malam. Yuvita, perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh kekasihnya, […]

expand_less