Kejurdo V BKC di Tasikmalaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Kejurnas 2027
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- visibility 17
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — Kejuaraan Daerah (KEJURDO) V Bandung Karate Club (BKC) digelar di GOR Sukapura, Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/09/2026). Kejuaraan tersebut menjadi ajang seleksi awal atlet BKC dari sejumlah kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat.
Ketua Dewan Guru BKC, Kang Andrie, mengatakan KEJURDO menjadi bagian dari proses penjaringan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan lanjutan, termasuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BKC pada 2027.
Menurutnya, atlet yang berhasil meraih prestasi pada KEJURDO akan berpeluang mewakili wilayahnya dalam kejuaraan antarwilayah sebelum dipersiapkan menuju tingkat nasional.
”Kegiatan ini menjadi ajang seleksi bagi masing-masing pengurus cabang dan kota. Karena pada 2027 kita akan menghadapi Kejurnas, masing-masing cabang melakukan seleksi awal melalui kegiatan ini,” ujar Andrie.
Ia menjelaskan, Kota Tasikmalaya masuk dalam Wilayah 2 BKC bersama Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Para juara dari wilayah tersebut nantinya akan disiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat wilayah sebelum melangkah ke Kejurnas.
”Untuk kejuaraan antarwilayah, waktunya masih menunggu keputusan pengurus wilayah, apakah dilaksanakan akhir tahun atau awal tahun depan. Dari sana nantinya atlet akan dipersiapkan menuju Kejurnas BKC yang rencananya digelar di Jakarta,” katanya.
Dalam KEJURDO V tersebut, sekitar 30-an kontingen dari total peserta yang mencapai 37 atlet turut ambil bagian. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini hingga kategori usia 21.
Andrie menyebut pelaksanaan pertandingan mengacu pada aturan World Karate Federation (WKF), dengan sejumlah kategori yang dipertandingkan, di antaranya tata gerak, kata, serta pertandingan.
”Alhamdulillah pelaksanaan berjalan baik. Pesertanya mulai dari usia dini sampai Under 21. Ada tiga kategori, yakni tata gerak, pertandingan, dan kata. Semuanya mengacu pada aturan WKF,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Chandra Negara, yang membuka KEJURDO V BKC, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut di Kota Tasikmalaya.
Dicky menilai kegiatan berskala regional seperti KEJURDO BKC turut memberikan dampak positif terhadap promosi Kota Tasikmalaya karena menghadirkan peserta dan tamu dari berbagai daerah.
”Ini menjadi kebanggaan besar karena guru besar BKC sampai datang ke Kota Tasikmalaya. Hari ini juga cukup spesial dan luar biasa karena banyak tamu yang hadir,” kata Dicky.
Ia berharap berbagai kegiatan olahraga maupun kegiatan lainnya dapat semakin mengenalkan Kota Tasikmalaya kepada masyarakat luas.
”Mudah-mudahan Tasik semakin dikenal, dicintai dan semakin banyak dikunjungi orang. Yang paling penting, kegiatan seperti ini bisa mencetak prestasi, atau minimal membuat kita sehat dan kompak untuk bersama-sama menjaga Tasik dari berbagai marabahaya,” pungkasnya.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
