Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pisah Sambut Kepala Pengamanan Lapas Tasikmalaya, Dicky Candra Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kreativitas

Pisah Sambut Kepala Pengamanan Lapas Tasikmalaya, Dicky Candra Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kreativitas

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra Negara, menekankan pentingnya komunikasi dan kreativitas dalam membangun kedekatan antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya dengan masyarakat maupun berbagai instansi.

 

‎Hal tersebut disampaikan Dicky saat menghadiri kegiatan pisah sambut Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat (28/08/2026).

 

‎Menurut Dicky, keberhasilan dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat tidak terlepas dari pola komunikasi yang efektif. Selain itu, kreativitas warga binaan juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di dalam lapas.

 

‎”Kalau kita lihat dan saksikan videonya, betapa Pak Yadi sudah sangat dekat dengan masyarakat. Salah satu kunci kedekatan dengan masyarakat dan instansi lainnya adalah pola serta sistem komunikasi yang baik,” ujar Dicky.

 

‎Ia mencontohkan berbagai kegiatan kreatif yang dilakukan warga binaan, salah satunya keterampilan membuat kopi dan kegiatan produktif lainnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kreativitas yang perlu terus dikembangkan.

 

‎”Jadi kuncinya ada dua K, yaitu kreativitas dan komunikasi,” katanya.

Dicky berharap Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya yang baru, Dimas Aditya Naraharyya, dapat melanjutkan pola komunikasi dan kreativitas yang telah dibangun sebelumnya.

 

‎Ia menilai warga binaan merupakan bagian dari masyarakat, baik yang berasal dari Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya. Karena itu, program pembinaan harus diarahkan agar mereka memiliki bekal dan keterampilan yang dapat bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

‎”Mudah-mudahan Pak Dimas bisa menjalankan komunikasi dan kreativitas yang luar biasa. Kreativitas itu untuk keluarga binaan karena mereka juga merupakan warga kita, sebagian dari Kota Tasikmalaya dan sebagian dari Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

 

‎Dicky juga berharap komunikasi dan sinergi antara pihak lapas dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga dan instansi lainnya dapat terus diperkuat.

 

‎”Harapan saya, mudah-mudahan ketika mereka keluar dari lapas, mereka bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Kunci kesuksesan lapas ke depan adalah komunikasi dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya, termasuk instansi terkait,” jelasnya.

 

‎Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus, S.H., M.Si., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Pengamanan sebelumnya, Yadi Suryaman, A.Md.IP., M.H., atas kontribusinya selama bertugas di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

 

‎Ia juga menyambut kedatangan Dimas Aditya Naraharyya, A.Md., S.Tr.PAS., M.M., sebagai Kepala Pengamanan yang baru.

 

‎”Kepada Pak Yadi, kami ucapkan terima kasih karena sudah memberikan kontribusi besar di Lapas Tasikmalaya. Banyak hal yang sudah dilakukan. Saya berharap di tempat yang baru, Pak Yadi juga bisa terus berkarya,” kata Ismet.

 

‎”Kepada KPLP yang baru, kami ucapkan terima kasih dan selamat datang di Lapas Tasikmalaya. Saya berharap beliau dapat segera bersosialisasi dan beradaptasi dengan kondisi yang ada di lapas,” sambungnya.

 

‎Ismet juga menyinggung persoalan kelebihan kapasitas yang masih menjadi salah satu tantangan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pimpinan serta sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

 

‎Salah satunya melalui upaya pemindahan sebagian warga binaan serta melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, baik Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

 

‎”Karena overcapacity lapas ini, kami juga sudah berkoordinasi dengan pimpinan untuk mengambil beberapa langkah, termasuk pemindahan warga binaan. Kemudian kami juga melakukan audiensi dengan pemerintah setempat, baik wali kota maupun bupati,” jelas Ismet.

 

‎Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menyambut baik komunikasi tersebut dan membuka ruang untuk membantu mencari solusi terkait persoalan yang dihadapi Lapas Tasikmalaya.

 

‎”Kami sudah bermohon dan ketika audiensi, Pak Bupati berkenan memfasilitasi. Memang banyak langkah yang harus dilaksanakan. Insyaallah kita berdoa mudah-mudahan ada solusi untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan ini,” ujarnya.

 

‎ Yadi: Pengamanan Bukan Sekadar Menjaga Fisik.

‎Sementara itu, Yadi Suryaman yang menjabat sebagai Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya sejak Desember 2020 hingga Agustus 2026 mengungkapkan bahwa selama bertugas, pihaknya berupaya membangun koordinasi dengan berbagai pihak eksternal.

 

‎Koordinasi tersebut dilakukan tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga berkaitan dengan pembinaan dan penanganan warga binaan.

 

‎Selama kurang lebih lima tahun delapan bulan bertugas, Yadi menilai keamanan di dalam lapas tidak hanya berkaitan dengan pengamanan fisik di balik jeruji.

‎”Pengamanan itu bukan hanya sekadar pengamanan fisik di balik jeruji, tetapi yang lebih utama adalah pengamanan hati. Kalau hatinya sudah kita kunci, insyaallah keberhasilan itu akan mengikuti,” ungkapnya.

 

‎Ia bersyukur selama masa kepemimpinannya tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban yang berarti di Lapas Tasikmalaya. Namun, menurut Yadi, capaian tersebut bukan semata-mata karena dirinya, melainkan berkat kerja sama seluruh jajaran dan dukungan berbagai pihak.

‎”Selama ini keberhasilannya, untuk bagian pengamanan, terhitung aman. Tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban. Itu sebenarnya sudah menjadi bagian dari prestasi,” katanya.

 

‎Meski demikian, Yadi menegaskan bahwa tugas yang dijalankannya bukan semata-mata untuk mengejar prestasi.

 

‎”Kami bukan hanya sekadar menjalankan tugas atau mengejar prestasi, tetapi bekerja lillahi ta’ala, mengamankan Lapas Tasikmalaya dengan hati,” ujarnya.

‎Ia berharap kondisi keamanan di Lapas Tasikmalaya dapat terus terjaga di masa mendatang. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan pihak eksternal dan seluruh jajaran yang bekerja bersama.

 

‎ Dimas Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pembinaan.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya yang baru, Dimas Aditya Naraharyya, mengatakan dirinya akan segera melakukan adaptasi dan koordinasi dengan seluruh sektor di lingkungan lapas.

 

‎Dimas menyatakan akan melanjutkan berbagai hal positif yang telah dilakukan Yadi Suryaman. Sementara program yang dinilai masih perlu diperbaiki akan dievaluasi dan dibenahi secara bersama-sama.

 

‎”Yang sudah baik yang dilakukan Pak Yadi akan kita lanjutkan, sementara yang masih kurang baik akan kita benahi bersama-sama,” kata Dimas.

 

‎Menurutnya, aspek keamanan tidak dapat dipisahkan dari program pembinaan warga binaan. Karena itu, ke depan pihaknya akan memberikan perhatian lebih terhadap berbagai kegiatan pembinaan, termasuk olahraga dan program kemandirian.

 

‎”Keamanan itu tidak bisa berdiri sendiri tanpa program pembinaan. Mungkin kita akan lebih menonjolkan program pembinaan, seperti kegiatan olahraga maupun kegiatan kemandirian lainnya,” jelasnya.

 

‎Dimas juga menyatakan siap berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Lapas Tasikmalaya, termasuk masalah kelebihan kapasitas serta rencana penataan dan renovasi lapas.

‎Ia berharap komunikasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus berjalan sehingga berbagai persoalan yang ada dapat segera menemukan solusi.

 

‎Dengan adanya pergantian kepemimpinan tersebut, Dimas berharap sinergi antara Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai instansi terkait dapat semakin kuat demi menciptakan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.(****)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putra Daerah Asal Klaten Jadi Jenderal Marinir Pasukan Khusus Bintang Dua

    Putra Daerah Asal Klaten Jadi Jenderal Marinir Pasukan Khusus Bintang Dua

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Di tengah riuhnya kehidupan, ada kisah seorang pria dari keluarga sederhana yang berhasil menapaki tangga tertinggi di TNI Angkatan Laut. Mayjen TNI (Mar) Supriyono, S.E., M.M, lahir di Klaten, Jawa Tengah, 5 April 1968, memulai hidup dari keterbatasan ekonomi, namun tekad dan kerja kerasnya menuntun ia menjadi salah satu Perwira Tinggi […]

  • Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Dukungan bagi Korban Dugaan Penyiksaan di Bandung

    Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Dukungan bagi Korban Dugaan Penyiksaan di Bandung

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Medinas.id — Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menjenguk Yuvita Tri Rezeki, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (24/06/2026) malam. Yuvita, perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh kekasihnya, […]

  • Dies Natalis ke-52 Jadi Momentum Transformasi Universitas Islam Tasikmalaya Menuju Kampus Berdaya Saing Global

    Dies Natalis ke-52 Jadi Momentum Transformasi Universitas Islam Tasikmalaya Menuju Kampus Berdaya Saing Global

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Medinas.id — Universitas Islam Tasikmalaya (UNITAS) menggelar perayaan Dies Natalis ke-52 sekaligus peluncuran identitas baru kampus dengan mengusung tema Mengabdi, Berdampak, dan Menginspirasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kampus Universitas Islam Tasikmalaya, Jalan. Noenoeng Tisnasaputra No.16, Kota Tasikmalaya, Rabu (10/06/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari wilayah Priangan Timur, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, […]

  • TMMD ke-129 Resmi Bergulir, Kemanunggalan TNI-Rakyat Bangun Desa Parungponteng

    TMMD ke-129 Resmi Bergulir, Kemanunggalan TNI-Rakyat Bangun Desa Parungponteng

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (15/07/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pembukaan TMMD […]

  • Usai Kunjungan ke Timur Tengah, Presiden Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Bali

    Usai Kunjungan ke Timur Tengah, Presiden Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Bali

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Usai tiba di tanah air setelah melakukan kunjungan singkat ke Timur Tengah, Presiden langsung menyambangi rumah-rumah warga yang terdampak banjir di Provinsi Bali, Sabtu (13/09/2025). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Bali, sekaligus meninjau secara langsung proses penanganan bencana yang sebelumnya telah diinstruksikan […]

  • Resmi Dikukuhkan, GAM Priangan Timur Fokus Perkuat Pendidikan, Ekonomi Umat, dan Politik Kebangsaan

    Resmi Dikukuhkan, GAM Priangan Timur Fokus Perkuat Pendidikan, Ekonomi Umat, dan Politik Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id — Gerakan Ajengan Muda (GAM) Priangan Timur resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di salah satu rumah makan di Jalan R. Ikik Wiradikarta, Yudanagara, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/07/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen GAM dalam memperkuat peran ajengan muda sebagai agen perubahan di […]

expand_less