Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » FKDT Kota Tasikmalaya Gelar PORSADIN XI, Saring Santri Terbaik Menuju Tingkat Jawa Barat

FKDT Kota Tasikmalaya Gelar PORSADIN XI, Saring Santri Terbaik Menuju Tingkat Jawa Barat

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Tasikmalaya menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) XI tingkat Kota Tasikmalaya, Sabtu (25/07/2026), di Kampus STIA Tasikmalaya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

‎Kegiatan ini menjadi ajang seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Kota Tasikmalaya pada PORSADIN XI tingkat Provinsi Jawa Barat. Rencananya, kompetisi tingkat provinsi akan digelar di Kabupaten Cianjur pada 23–25 Oktober 2026.

‎Ketua FKDT Kota Tasikmalaya, Drs. H. Ahmad Syafei, M.Pd., mengatakan PORSADIN tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah pembinaan prestasi akademik santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.

‎”Ajang ini bertujuan mencari putra-putri terbaik yang akan mewakili Kota Tasikmalaya di tingkat Provinsi Jawa Barat. Bidang yang dilombakan tidak hanya olahraga dan seni, tetapi juga akademik keagamaan,” ujarnya.

‎Menurut Ahmad Syafei, cabang akademik yang diperlombakan meliputi membaca Kitab Safinah, cerdas cermat keagamaan dengan tujuh mata pelajaran, murottal Al-Qur’an, serta imla (dikte bahasa Arab). Sementara pada bidang seni terdapat lomba puisi Islami, pidato berbahasa Indonesia dan Arab, serta penampilan Mars FKDT dan genre seni lainnya.

‎Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan terdiri atas tiga nomor, yakni bulu tangkis, tenis meja, dan lari sprint.

‎Ia menegaskan, proses penilaian harus dilakukan secara objektif agar peserta yang terpilih benar-benar merupakan santri terbaik. Para dewan hakim berasal dari kalangan guru Madrasah Diniyah yang memiliki kompetensi sesuai bidang perlombaan.

‎”Kami berharap dewan hakim dapat bekerja secara profesional dan objektif, sehingga peserta yang lolos benar-benar memiliki kualitas terbaik untuk mewakili Kota Tasikmalaya di tingkat provinsi,” katanya.

‎Ahmad Syafei menambahkan, seluruh peserta PORSADIN merupakan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah yang memenuhi persyaratan usia, yakni maksimal 13 tahun per Desember 2026. Ketentuan tersebut diberlakukan agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama sesuai regulasi penyelenggaraan.(gal)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Graduasi KPM di Kota Tasikmalaya Dorong Penerima Bantuan Naik Kelas

    Program Graduasi KPM di Kota Tasikmalaya Dorong Penerima Bantuan Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medinas.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial agar mampu meningkatkan kondisi ekonominya hingga keluar dari ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.   ‎Upaya tersebut dilakukan melalui program graduasi, yakni proses perubahan status penerima manfaat setelah dinilai mengalami peningkatan kesejahteraan. Program ini juga diarahkan untuk mendorong KPM naik kelas dari desil 1 […]

  • Melalui Konsolidasi PAC, MPC Perkuat Data Organisasi dan Program Kerja Berbasis Tabulasi

    Melalui Konsolidasi PAC, MPC Perkuat Data Organisasi dan Program Kerja Berbasis Tabulasi

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) terus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan menekankan tiga pilar utama, yakni kaderisasi berkelanjutan, pemberdayaan anggota, dan penguatan program kerja. Ketua MPC menjelaskan bahwa proses regenerasi kader menjadi salah satu fokus penting yang terus ditanamkan kepada seluruh pengurus PAC. Selain itu, anggota juga didorong untuk […]

  • “9.000 Relawan MBG Tasikmalaya Suarakan Keberlanjutan Program, Satgas Siapkan Hasil Evaluasi ke Pusat”.

    “9.000 Relawan MBG Tasikmalaya Suarakan Keberlanjutan Program, Satgas Siapkan Hasil Evaluasi ke Pusat”.

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Rubi Azhara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Evaluasi dilakukan untuk mengukur manfaat yang telah dirasakan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemukan pada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rubi menjelaskan, hasil […]

  • Ketua Umum RABN Ingatkan Mahasiswa Jangan Terjebak Polarisasi Politik

    Ketua Umum RABN Ingatkan Mahasiswa Jangan Terjebak Polarisasi Politik

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Media Nasional – Medinas.id – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), Agus Winarno, menanggapi pernyataan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Andrianto, yang membandingkan pemerintahan Presiden Soeharto, Presiden Joko Widodo, hingga Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut memicu perhatian publik dan memunculkan perdebatan di ruang demokrasi nasional. Agus Winarno menegaskan mahasiswa […]

  • Kisah di Balik Secangkir Kopi Kemuning: Perjuangan dan Persahabatan di Tasikmalaya

    Kisah di Balik Secangkir Kopi Kemuning: Perjuangan dan Persahabatan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medinas.id – Tasikmalaya – Berdiri di atas semangat perjuangan, persahabatan, dan keteguhan hati, Cafe Kemuning di Tasikmalaya memiliki kisah yang lebih dalam dari sekadar tempat nongkrong. DR Iwan Saputra, sang pemilik, menceritakan bahwa nama “Kemuning” diambil dari lokasi aslinya di Jalan Kemuning Indah, yang sudah lama berdiri sebelum kafe itu ada. Pada 2018, seorang sahabat […]

  • Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ada nuansa berbeda dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kali ini. Bertepatan dengan momentum menyambut Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, acara tidak hanya diisi dengan doa dan kebersamaan, tetapi juga disemarakkan dengan semangat belajar serta kecintaan terhadap tanah air. Seperti biasanya, kegiatan diawali dengan pengajian […]

expand_less