Ragam  

Melalui Konsolidasi PAC, MPC Perkuat Data Organisasi dan Program Kerja Berbasis Tabulasi

Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) terus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan menekankan tiga pilar utama, yakni kaderisasi berkelanjutan, pemberdayaan anggota, dan penguatan program kerja.

Ketua MPC menjelaskan bahwa proses regenerasi kader menjadi salah satu fokus penting yang terus ditanamkan kepada seluruh pengurus PAC. Selain itu, anggota juga didorong untuk lebih aktif berkontribusi dalam setiap kegiatan dan program organisasi.

Ketua MPC melalui H. Yusfi selaku OKK MPC mengatakan, seluruh aspek tersebut dirangkum dalam sebuah sistem tabulasi organisasi yang menjadi instrumen pengelolaan data dan pelaporan.

“Kami selalu menekankan kepada setiap PAC pentingnya kaderisasi yang berkesinambungan, pemberdayaan anggota, serta penyusunan program kerja yang jelas dan terarah. Seluruhnya kemudian terdokumentasi dalam sistem tabulasi organisasi,” ujarnya.

Melalui aplikasi tersebut, berbagai informasi organisasi dapat terdokumentasi secara terintegrasi, mulai dari data keanggotaan, program kerja, kegiatan yang telah maupun akan dilaksanakan, hingga data Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang masih aktif maupun yang telah berakhir masa berlakunya. Data tersebut selanjutnya menjadi bahan laporan MPC kepada Majelis Pimpinan Wilayah (MPW).

Menurutnya, pelaporan organisasi merupakan bentuk amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan oleh seluruh pengurus dalam menjaga tata kelola organisasi yang baik.

Program konsolidasi yang telah berlangsung selama lima pekan itu sejauh ini telah dilaksanakan di lima PAC, yakni Cihideung, Tamansari, Cibeureum, Kawalu, dan Indihiang. Kegiatan serupa selanjutnya akan digelar di PAC Bungursari serta wilayah lainnya secara bergilir setiap hari Sabtu.

Ia berharap seluruh pengurus dan anggota terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta memperkuat kemandirian organisasi. Menurutnya, organisasi harus mampu menjalankan berbagai program secara mandiri tanpa ketergantungan pada proposal ataupun bantuan dari pihak lain.

“Kami terus menanamkan semangat kemandirian organisasi. Berbagai kegiatan MPC selama ini dapat terlaksana berkat kontribusi dan usaha anggota sendiri. Salah satunya melalui penjualan kaos saat kegiatan halal bihalal yang hasil keuntungannya digunakan kembali untuk mendukung kebutuhan organisasi,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan yang dijalankan secara gotong royong tersebut juga menjadi bukti bahwa organisasi mampu membangun citra positif di tengah masyarakat sekaligus mengikis stigma negatif yang selama ini berkembang.

Terkait peluang kerja sama dengan pemerintah, pihaknya mengakui hingga saat ini belum terjalin kolaborasi resmi secara kelembagaan. Meski demikian, organisasi tetap berkomitmen menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemerataan pembangunan dan penyediaan fasilitas publik.

“Kami terus mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait fasilitas umum yang masih belum merata. Aspirasi tersebut selalu kami sampaikan kepada pihak terkait agar pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan konsolidasi PAC kali ini berlangsung di Aula Kecamatan Indihiang dan menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, pungkasnya. (gal)