Media Center Dinilai Penting untuk Perkuat Kemitraan Pemkot Tasikmalaya dan Insan Pers
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 13
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id – Keberadaan Media Center dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kemitraan sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dengan insan pers.
Hal tersebut disampaikan M. Muhlis, Kepala Biro Aspirasi Jabar sekaligus Ketua Tasik Public Forum, Senin (31/08/2026). Menurutnya, Media Center tidak semestinya hanya menjadi tempat penyampaian informasi mengenai aktivitas pemerintahan, tetapi juga harus mampu menjadi ruang komunikasi yang terbuka, profesional, dan berkelanjutan.
“Media Center sangat penting sebagai sarana memperkuat kemitraan dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan media,” ujar Muhlis.
Ia menilai, melalui Media Center, berbagai informasi terkait program pemerintah, kebijakan, pelayanan publik, hingga capaian pembangunan di Kota Tasikmalaya dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan mudah diakses.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik antara pemerintah dan media juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pemberitaan yang berimbang. Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mengawal berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah.
“Media dan pemerintah memiliki fungsi masing-masing. Karena itu, kemitraan harus dibangun secara profesional dan tetap menghormati independensi pers,” katanya.
Muhlis menambahkan, Pemkot Tasikmalaya memiliki fungsi kehumasan dan komunikasi publik dalam membangun hubungan dengan media maupun berbagai pemangku kepentingan. Selain itu, pemerintah daerah juga telah memiliki sejumlah kanal resmi sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Media Center diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang mempertemukan pejabat Pemkot Tasikmalaya dengan para jurnalis. Komunikasi yang intensif dan terbuka dinilai dapat membantu memastikan informasi publik tersampaikan secara lebih optimal.
Keterbukaan informasi, lanjutnya, juga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun transparansi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Ia menegaskan, kemitraan antara pemerintah dan media bukan berarti mengurangi independensi atau kebebasan pers. Sebaliknya, hubungan yang dibangun secara profesional, proporsional, dan saling menghormati justru dapat menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.
“Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi antara pemerintah dan media berjalan dengan baik, tanpa menghilangkan fungsi kontrol dan independensi pers,” ujarnya.
Dengan demikian, keberadaan Media Center diharapkan tidak sekadar menjadi pusat informasi pemerintahan, tetapi juga berkembang menjadi wadah sinergi antara Pemkot Tasikmalaya dan insan pers dalam mengawal pembangunan serta menyampaikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
