Ragam  

Dua Dekade Lebih Berpisah, Alumni SMAN 2 Angkatan 1999 Kembali Bersatu dalam Reuni Perak

Medinas.id — Ikatan Alumni (IKA) SMAN 2 Tasikmalaya Angkatan 1999 menggelar reuni perak yang tertunda selama dua tahun di Hotel Santika, Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan bertajuk “Reuni Perak 25+2” tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus melepas rindu setelah puluhan tahun para alumni berpisah.

Ketua Umum IKA SMAN 2 Tasikmalaya Angkatan 1999, Iman Hilman, mengatakan proses mengundang para alumni sebenarnya tidak mengalami kendala karena seluruh alumni telah tergabung dalam grup komunikasi yang memudahkan koordinasi.

“Sebetulnya mengundang alumni tidak sulit karena kami sudah memiliki grup. Namun karena keterbatasan kesempatan dan pertimbangan lainnya, kami menargetkan kehadiran sekitar 100 alumni. Hari ini target tersebut tercapai, bahkan ada sekitar 24 orang lagi yang sudah mengonfirmasi dan sedang dalam perjalanan menuju lokasi acara,” ujar Iman.

Menurutnya, antusiasme alumni cukup tinggi. Sejumlah alumni yang tidak dapat hadir secara langsung pun tetap melakukan pendaftaran sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan reuni tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang hadir, panitia menyediakan berbagai fasilitas, termasuk kaus reuni dan sejumlah suvenir lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia tidak mengundang para guru yang pernah mengajar angkatan 1999. Namun demikian, Iman memastikan para guru, khususnya yang telah memasuki masa purnabakti, tetap mendapat perhatian dari para alumni.

“Kami tidak menghadirkan guru dalam acara hari ini. Namun insyaallah di akhir kegiatan akan ada bantuan atau sumbangan yang diberikan kepada para guru SMAN 2 yang sudah purnatugas. Kebetulan hampir seluruh guru yang mengajar kami saat sekolah kini sudah pensiun,” katanya.

Ia menjelaskan, mengundang seluruh guru dinilai cukup sulit karena jumlahnya banyak dan sebagian sudah tidak lagi berinteraksi secara langsung dengan para alumni. Karena itu, alumni memilih memberikan perhatian melalui bantuan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pendidik.

Iman menuturkan bahwa reuni kali ini sejatinya merupakan perayaan reuni perak yang seharusnya dilaksanakan dua tahun lalu saat angkatan 1999 memasuki usia 25 tahun kelulusan. Namun karena berbagai kendala, agenda tersebut baru dapat direalisasikan tahun ini.

“Karena tertunda dua tahun, kami menamainya Reuni Perak 25+2. Ini adalah reuni besar angkatan 1999 yang sudah lama direncanakan dan akhirnya bisa terlaksana hari ini,” ungkapnya.

Suasana reuni berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para alumni yang telah lama tidak bertemu tampak larut dalam nostalgia masa sekolah. Panitia juga sengaja mengusung konsep acara yang santai dan inklusif agar seluruh alumni merasa nyaman untuk hadir tanpa adanya sekat sosial maupun perbedaan latar belakang.

“Kami ingin semua merasa guyub dan rukun. Tidak ada perbedaan di antara alumni. Setelah sesi formal selesai sekitar pukul 12.00 WIB, acara akan dilanjutkan dengan hiburan dan penampilan musik yang membawakan lagu-lagu kenangan masa sekolah kami,” tutur Iman.

Melalui reuni tersebut, para alumni berharap tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini dapat semakin erat serta menjadi wadah untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama alumni maupun keluarga besar SMAN 2 Tasikmalaya.

Kegiatan reuni tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra, beserta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Dicky Chandra menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya Reuni Perak Alumni SMAN 2 Tasikmalaya Angkatan 1999. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antaralumni.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Reuni Alumni SMANDA 99 yang mengusung tema ‘guyub rukun berbagi ke sesama’. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini seluruh alumni dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi, menjaga kekompakan, serta terus berbagi manfaat bagi sesama,” pungkas Dicky Chandra. (gal)