“SMKN 1 Kota Tasikmalaya Ajukan Pengembangan Fasilitas 2026, Pendaftar dan Prestasi Terus Meningkat”.

Medinas.id — Kepala SMKN 1 Kota Tasikmalaya, Junjun Nugraha Sutisna, S.Pd., M.M, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan berbagai usulan bantuan pemerintah yang disesuaikan dengan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan sekolah, Jl. Mancogeh No.26, Nagarasari, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, Selasa (09/06/2026)

Menurutnya, usulan yang diajukan melalui sistem yang telah disediakan pemerintah mencakup sejumlah kebutuhan prioritas, di antaranya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), Ruang Praktik Siswa (RPS), rehabilitasi masjid sekolah, serta beberapa program pendukung lainnya.

“Kami mengajukan bantuan sesuai kebutuhan yang muncul pada menu usulan yang kami terima. Semua pengajuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan riil sekolah. Kami juga mengikuti seluruh mekanisme dan arahan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Junjun.

Terkait besaran anggaran yang diajukan, Junjun menjelaskan bahwa pihak sekolah belum dapat menyampaikan nilai nominalnya karena saat ini masih berada pada tahap pengajuan untuk program tahun 2026.

“Karena masih dalam proses pengajuan, kami belum mengetahui berapa nilai anggaran yang nantinya akan disetujui. Yang jelas, usulan disusun berdasarkan kebutuhan yang ada,” katanya.

Selain membahas pengajuan bantuan, Junjun juga menyampaikan perkembangan jumlah peserta didik di SMKN 1 Kota Tasikmalaya. Saat ini jumlah siswa yang masih aktif tercatat sekitar 1.590 orang.

Ia menambahkan, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMKN 1 Kota Tasikmalaya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang jauh melampaui kapasitas penerimaan sekolah.

“Alhamdulillah, tren pendaftar terus meningkat. Tahun ini jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.400 orang lebih, sementara daya tampung yang tersedia hanya 756 siswa. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap SMKN 1 Kota Tasikmalaya sangat tinggi,” ungkapnya.

Menurut Junjun, seluruh program keahlian yang tersedia di sekolah tersebut menjadi pilihan favorit calon peserta didik, terutama pada bidang Bisnis dan Manajemen yang mencakup kompetensi keahlian pemasaran dan perkantoran.

Sebagai sekolah kejuruan, SMKN 1 Kota Tasikmalaya juga menerima siswa dari berbagai daerah karena sistem penerimaan SMK tidak sepenuhnya dibatasi wilayah domisili seperti pada jenjang pendidikan lainnya.

Di bidang prestasi, SMKN 1 Kota Tasikmalaya terus menunjukkan capaian yang membanggakan. Pada tahun 2026, sekolah tersebut berhasil meraih juara umum dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Tasikmalaya serta menjadi juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Selain itu, empat kompetensi keahlian dari SMKN 1 Kota Tasikmalaya juga berhasil mewakili daerah pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat yang lebih tinggi.

“Kami terus mendorong para guru dan pembina untuk meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik dengan semangat optimis, bisa, dan istimewa. Alhamdulillah berbagai prestasi berhasil diraih tahun ini,” katanya.

Terkait program penempatan kerja dan magang luar negeri, termasuk ke Jepang, Junjun menjelaskan bahwa pada tahun ini pihak sekolah masih menunggu proses dan mekanisme dari mitra industri yang bekerja sama dengan sekolah.

“Untuk pemberangkatan ke Jepang tahun ini masih menunggu proses dari mitra kami. Tahun-tahun sebelumnya cukup banyak lulusan yang berhasil berangkat dan bekerja di Jepang. Mudah-mudahan tahun ini juga dapat kembali terealisasi,” pungkasnya. (gal)