Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Ironi Voli Tasikmalaya: Cetak Sejarah, Namun Terancam Tak Diberangkatkan

Ironi Voli Tasikmalaya: Cetak Sejarah, Namun Terancam Tak Diberangkatkan

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Cabang olahraga bola voli Kota Tasikmalaya menorehkan catatan penting usai memastikan tiket ke Babak Kualifikasi (BK) menuju PORPROV Jawa Barat XV yang akan digelar November mendatang.

Namun, capaian tersebut kini dibayangi ketidakpastian setelah beredar informasi bahwa tim voli Kota Tasikmalaya terancam batal diberangkatkan oleh pemerintah. Di lapang Padasuka Kota Tasikmalaya saat komprensi pers Sabtu (02/05/2026)

Ketua PBVSI Kota Tasikmalaya, H. Oman Rohman, menyebut keberhasilan lolos BK sebagai pencapaian bersejarah bagi dunia voli di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, selama sekitar 25 tahun terakhir, termasuk sejak kota ini berdiri, cabang olahraga voli belum pernah menembus babak tersebut.

“Ini menjadi sejarah bagi kami. Selama ini, sejak Kota Tasikmalaya berdiri, voli belum pernah lolos BK. Sekarang saat berhasil, justru muncul kabar tidak akan diberangkatkan,” ujarnya.

Meski dihantui ketidakjelasan, Oman memastikan pembinaan atlet tetap berjalan maksimal. Tim putri yang finis di posisi ketiga saat BK serta tim putra yang lolos lewat akumulasi poin masih menjalani program latihan intensif.

Ia menjelaskan, latihan digelar enam kali dalam sepekan dengan pendampingan pelatih nasional dan daerah. Bahkan, tim putri saat ini sudah memasuki masa karantina untuk meningkatkan fokus persiapan.

“Kami tetap konsisten melakukan pembinaan. Semua program latihan terus berjalan,” katanya.

Oman juga mempertanyakan jika alasan keterbatasan anggaran hanya berdampak pada cabang olahraga tertentu. Menurutnya, kebijakan tersebut harus diterapkan secara adil.

“Kalau memang terkendala anggaran, kenapa hanya voli yang terdampak? Kenapa tidak semua cabang olahraga? Kami berharap ada perlakuan yang adil,” tegasnya.

Ia menambahkan, batas akhir pendaftaran keikutsertaan PORPROV jatuh pada 30 Mei. Jika hingga tenggat waktu belum ada kepastian dari KONI, maka tim dipastikan gagal tampil dan berpotensi terkena sanksi.

“Kalau tidak didaftarkan, otomatis kami tidak bisa ikut. Bahkan bisa ada sanksi dari PBVSI pusat yang berdampak pada keikutsertaan di BK berikutnya,” jelasnya.

Saat ini, masing-masing tim dihuni 18 atlet putra dan 18 atlet putri yang telah menjalani pembinaan serius. Oman menilai, pembatalan keberangkatan akan membuat seluruh proses persiapan yang sudah dilakukan menjadi sia-sia.

“Kami sudah berjuang maksimal membina atlet. Kalau akhirnya batal berangkat, tentu sangat disayangkan,” ucapnya.

Kekecewaan juga dirasakan para atlet. Dua pemain voli putri, Mutia dan Sarah, mengaku sedih dengan situasi tersebut, namun tetap berharap pemerintah memberikan dukungan agar mereka bisa tampil di ajang bergengsi itu.

“Kami kecewa, tapi masih berharap pemerintah bisa membantu supaya kami tetap berangkat,” ungkap keduanya.

Menanggapi persoalan itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengatakan pengelolaan teknis sepenuhnya telah diserahkan kepada KONI dan dinas terkait.

“Dari unsur pimpinan, kami mempercayakan kepada KONI dan Disporabudpar untuk mengatur strategi serta teknis pelaksanaannya,” katanya.

Ia mengakui, kondisi efisiensi anggaran tengah dirasakan hampir seluruh daerah di Indonesia. Meski demikian, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi agar semua cabang olahraga tetap mendapat solusi terbaik.

“Hampir semua daerah terdampak efisiensi anggaran. Kuncinya komunikasi dan strategi agar tidak ada pihak yang dirugikan,” jelasnya.

Diky juga membuka peluang adanya solusi alternatif, termasuk pembiayaan mandiri yang dapat dibahas bersama antara KONI, Disporabudpar, dan pihak terkait.

“Kalau ada opsi pembiayaan mandiri, itu bisa didiskusikan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi semua pihak untuk membangun Tasikmalaya,” tandasnya. (gal)

 

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Tanam Pohon di Tasikmalaya

    Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Tanam Pohon di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Medinas.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, peserta didik (Serdik) Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan bakti lingkungan melalui aksi penanaman pohon di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang bertujuan mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan […]

  • RABN Dukung Penuh Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

    RABN Dukung Penuh Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Media Nasional – Dukungan terhadap pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden ke-2 Republik Indonesia, H.M. Soeharto, terus menguat. Salah satunya datang dari organisasi Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) yang secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) yang tengah menyeleksi nama-nama tokoh calon penerima gelar kehormatan tersebut. Ketua Umum RABN, Agus Winarno, […]

  • MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menutup rangkaian agenda konsolidasi organisasi tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dengan menggelar kegiatan di PAC Purbaratu. Acara berlangsung di Lesehan Kedai Jengkol, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (04/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Ketua PAC Purbaratu, serta jajaran pengurus […]

  • BSI Fasilitasi 546 Prajurit Yonif TP 939/Macan Putih Menabung untuk Haji dan Investasi Emas

    BSI Fasilitasi 546 Prajurit Yonif TP 939/Macan Putih Menabung untuk Haji dan Investasi Emas

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Medinas.id — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar kegiatan sosialisasi dan pembukaan rekeningTabungan Haji serta Tabungan Emas bagi 546 prajurit aktif Batalyon Infanteri (Yonif) TP 939/Macan Putih, Selasa (09/06/2026). Kegiatan yang mengusung tema“Yonif TP 939/Macan Putih Berhaji” ini merupakan bagian dari upaya BSI dalam meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mendorong kesadaran perencanaan ibadah haji […]

  • ‎Viral! Ibu Muda Marah di SPBU Cipatujah Tasikmalaya Gegara Kehabisan BBM, Polisi Turun Tangan

    ‎Viral! Ibu Muda Marah di SPBU Cipatujah Tasikmalaya Gegara Kehabisan BBM, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Medinas.id — Video seorang ibu muda yang marah-marah di sebuah SPBU di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial. Aksi tersebut dipicu lantaran dirinya tidak mendapatkan bahan bakar setelah beberapa kali mengantri. ‎Peristiwa itu terjadi di SPBU Desa Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam video yang beredar, perempuan tersebut tampak meluapkan kekesalannya karena kehabisan […]

  • Melalui Konsolidasi PAC, MPC Perkuat Data Organisasi dan Program Kerja Berbasis Tabulasi

    Melalui Konsolidasi PAC, MPC Perkuat Data Organisasi dan Program Kerja Berbasis Tabulasi

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) terus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan menekankan tiga pilar utama, yakni kaderisasi berkelanjutan, pemberdayaan anggota, dan penguatan program kerja. Ketua MPC menjelaskan bahwa proses regenerasi kader menjadi salah satu fokus penting yang terus ditanamkan kepada seluruh pengurus PAC. Selain itu, anggota juga didorong untuk […]

expand_less