Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Tingkatkan Profesionalisme, Relawan Dapur MBG Jalani Uji Kompetensi Tata Boga

Tingkatkan Profesionalisme, Relawan Dapur MBG Jalani Uji Kompetensi Tata Boga

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id – Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan Akademi Pariwisata dan LSF Indonesia Chef mengadakan sertifikasi kompetensi bagi relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya pada bidang memasak.

Kegiatan tersebut diikuti 29 peserta asal Tasikmalaya dan wilayah sekitarnya yang merupakan relawan dapur serta pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sertifikasi ini bertujuan memastikan para peserta memiliki keterampilan teknis sekaligus standar profesional dalam bidang tata boga.

Asesor LSF Indonesia Chef, Chef Made, menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi penting dimiliki para relawan dapur sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan kerja mereka di bidang kuliner.

“LSF Indonesia Chef memiliki lisensi untuk menyelenggarakan sertifikasi profesi pada bidang cook atau memasak. Peserta kali ini berasal dari pekerja MBG dan relawan dapur SPPG di Tasikmalaya dan sekitarnya,” ujar Chef Made.

Dalam uji kompetensi tersebut, peserta diminta menyusun dan mengolah menu sesuai standar gizi yang diterapkan dalam program MBG. Menu yang dibuat harus memenuhi unsur karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, hingga buah-buahan.

“Peserta mendapat tantangan membuat menu besar maupun kecil sesuai standar yang telah ditentukan. Dari situ kami menilai kemampuan mereka bekerja secara profesional dalam batas waktu tertentu,” katanya.

Walaupun bahan utama telah disediakan panitia, peserta tetap diberikan kebebasan untuk berinovasi dalam proses pengolahan makanan.

Chef Made menuturkan, total waktu yang diberikan dalam uji kompetensi mencapai satu setengah jam, terdiri dari 15 menit persiapan, satu jam proses memasak, dan 15 menit terakhir untuk membersihkan area dapur.

“Seorang chef tidak hanya dituntut mahir memasak, tetapi juga harus menjaga dapur tetap bersih, sehat, dan higienis setelah digunakan,” tegasnya.

Selain praktik memasak, peserta juga mengikuti sesi wawancara untuk menilai pola pikir, etika kerja, serta kemampuan komunikasi di lingkungan kerja. Aspek tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian kompetensi.

“Kami ingin mengetahui cara berpikir peserta dan bagaimana mereka berkomunikasi dengan rekan kerja, sehingga benar-benar layak memperoleh predikat cook profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua peserta otomatis dinyatakan lulus dalam sertifikasi tersebut. Namun karena level yang diuji masih kategori pekerja cook, fokus penilaian lebih diarahkan pada keterampilan teknis dasar, disiplin, sikap kerja, dan komunikasi.

“Karena ini level pekerja, bukan kepala dapur atau manajer, maka yang lebih diperhatikan adalah kemampuan dasar memasak, kedisiplinan, serta komunikasi kerja. Peluang lulus memang lebih besar, tetapi peserta tetap harus memenuhi standar kompetensi,” ungkap Chef Made.

Dalam pelaksanaannya, LSF Indonesia Chef menerapkan empat metode penilaian, yaitu tes tertulis, wawancara, praktik memasak, dan pemeriksaan dokumen pendukung sebagai bagian dari proses sertifikasi.

Para peserta pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai sertifikasi kompetensi menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperoleh pengakuan profesional di bidang tata boga. (gal)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Politik, Soroti Evaluasi SPMB dan Target Raih Enam Kursi pada Pemilu 2029

    Pendidikan Politik, Soroti Evaluasi SPMB dan Target Raih Enam Kursi pada Pemilu 2029

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan pendidikan politik bagi kader yang dirangkaikan dengan agenda pengawasan pemerintahan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Makan Geunah Calik, Kota Tasikmalaya, Senin (20/7/2026). ‎ ‎Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Saeful Bachri, S.H., […]

  • 1.400 Mahasiswa Baru UMTAS Ikuti PKKMB, Rektor: Jangan Jadi Generasi yang Dikendalikan AI

    1.400 Mahasiswa Baru UMTAS Ikuti PKKMB, Rektor: Jangan Jadi Generasi yang Dikendalikan AI

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Medinas.id — Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bagi sekitar 1.400 mahasiswa pada Rabu (16/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pembelajaran di perguruan tinggi.   ‎Rektor UMTAS Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., mengatakan PKKMB merupakan kegiatan wajib […]

  • Ekonomi Rancage Dorong Kolaborasi Anak Muda Perkuat Ekonomi Jawa Barat

    Ekonomi Rancage Dorong Kolaborasi Anak Muda Perkuat Ekonomi Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Medinas.id – TASIKMALAYA, Puluhan anggota Karang Taruna Sukarindik, mahasiswa, serta komunitas pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengikuti kegiatan bertajuk “Ekonomi Rancage sebagai Pilar Pembangunan di Jawa Barat” di Gedung Aulia Hall Center, Tasikmalaya, Rabu (16/09/2026).   ‎Kegiatan yang didukung Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat itu menjadi […]

  • Usai Ditetapkan DPP PKB, H. Wahid Siap Wujudkan PKB Jadi Partai Pemenang di 2029

    Usai Ditetapkan DPP PKB, H. Wahid Siap Wujudkan PKB Jadi Partai Pemenang di 2029

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan susunan pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Tasikmalaya untuk masa bakti 2026–2031. Pengumuman tersebut disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (11/06/2026). Dalam kepengurusan yang baru, H. Wahid kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. Ia akan didampingi oleh […]

  • RABN : Setiap Kebijakan Prabowo untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara

    RABN : Setiap Kebijakan Prabowo untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Agus Winarno SH, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional

  • Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ada nuansa berbeda dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kali ini. Bertepatan dengan momentum menyambut Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, acara tidak hanya diisi dengan doa dan kebersamaan, tetapi juga disemarakkan dengan semangat belajar serta kecintaan terhadap tanah air. Seperti biasanya, kegiatan diawali dengan pengajian […]

expand_less