Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Ajengan Habibudin Kritik Kepemimpinan Viman, Soroti Komunikasi Pemerintahan hingga Galian C

Ajengan Habibudin Kritik Kepemimpinan Viman, Soroti Komunikasi Pemerintahan hingga Galian C

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Ajengan Habibudin melontarkan kritik terhadap kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Ia menilai arah pemerintahan saat ini belum terlihat jelas dan komunikasi antarlembaga pemerintahan perlu diperkuat.

 

‎Menurut Habibudin, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut hubungan antara eksekutif dan legislatif, tetapi juga koordinasi dengan unsur yudikatif. Komunikasi dan koordinasi antarlembaga, kata dia, penting agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing.

 

‎Hal itu disampaikan Habibudin saat ditemui di Cafe Yasmin, Jalan Perumahan Bumi Resik Panglayungan, Kota Tasikmalaya, Rabu (16/09/2026).

 

‎”Ketika dia tidak punya roh kepemimpinan, maka di bawah kepemimpinannya menjadi kalang-kabut,” kata Habibudin.

 

‎Ia juga mempertanyakan capaian Pemerintah Kota Tasikmalaya selama Viman memimpin. Habibudin menilai hasil kerja pemerintah daerah belum cukup terlihat dan dirasakan masyarakat.

 

‎”Kalau dibilang tidak bekerja, dia mendapatkan fasilitas. Kalau dibilang bekerja, dia tidak kelihatan bekerja. Apa yang dicapai? Tidak ada capaiannya,” ujarnya.

 

‎Habibudin kemudian menyoroti sorotan publik terhadap Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Chandra Negara yang dinilainya cukup menonjol dalam sejumlah kegiatan pemerintahan.

 

‎Menurut dia, kondisi tersebut perlu dijelaskan dalam konteks pembagian tugas antara wali kota dan wakil wali kota. Ia mempertanyakan apakah aktivitas wakil wali kota merupakan bagian dari pembagian tugas pemerintahan atau terdapat alasan lain.

 

‎”Apakah menonjolnya wakil wali kota ini karena memang kebutuhan atau memang disuruh oleh wali kota karena ketidakmampuan wali kota? Ini yang menjadi pertanyaan,” katanya.

 

‎ Soroti TPP ASN

‎Kritik Habibudin juga menyasar dampak kebijakan pemerintah terhadap aparatur sipil negara (ASN). Ia menyinggung kebijakan terkait pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

 

‎Ia mempertanyakan dampak kebijakan tersebut terhadap kesejahteraan ASN dan menilai pemerintah perlu menjelaskan dasar serta pertimbangannya secara terbuka.

 

‎”Siapa yang menjadi korban? ASN yang sekarang TPP-nya dipotong. Ini merupakan kezaliman yang dibuat oleh seorang pemimpin,” ucapnya.

 

‎ Pertanyakan Pengawasan Galian C

‎Selain persoalan tata kelola pemerintahan, Habibudin menyoroti aktivitas pertambangan atau galian C di wilayah Kota Tasikmalaya. Ia mempertanyakan pengawasan pemerintah terhadap aktivitas galian yang menurutnya masih ditemukan beroperasi tanpa izin.

 

‎Habibudin menilai pemerintah daerah perlu memastikan kegiatan usaha yang wajib memiliki perizinan memenuhi ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kepatuhan terhadap perizinan juga berkaitan dengan optimalisasi penerimaan daerah melalui pajak maupun retribusi sesuai kewenangan.

‎”Kenapa Kota Tasikmalaya seperti ini? Dari eksploitasi lahan, banyak galian C yang bergerak tanpa izin. Bagaimana kita mau menarik distribusi kalau seperti itu?” katanya.

‎Ia berharap pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap aktivitas usaha sekaligus memastikan pemanfaatan sumber daya daerah memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

 

‎Habibudin mengatakan berbagai kritik tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ia berharap kebijakan dan kinerja pemerintah ke depan dapat lebih terukur serta dirasakan secara nyata oleh masyarakat, Pungkasnya. (***)

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    Hangat dan Edukatif, Santunan Anak Yatim Ini Usung Nilai Pendidikan dan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ada nuansa berbeda dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kali ini. Bertepatan dengan momentum menyambut Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, acara tidak hanya diisi dengan doa dan kebersamaan, tetapi juga disemarakkan dengan semangat belajar serta kecintaan terhadap tanah air. Seperti biasanya, kegiatan diawali dengan pengajian […]

  • Aksi Sosial Satgas Yonif 403 Sambut HUT ke-80 TNI Di Papua Selatan

    Aksi Sosial Satgas Yonif 403 Sambut HUT ke-80 TNI Di Papua Selatan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Media Nasional – Medinas.id – peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Pos Rawa Bustop Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga Kampung Bustop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Rawa Bustop, Letda […]

  • Program MBG Sudah Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Ada Kejadian Jadi Momen Evaluasi Menuju Kesempurnaan

    Program MBG Sudah Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Ada Kejadian Jadi Momen Evaluasi Menuju Kesempurnaan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Media Nasional (Medinas.id) – Baru-baru ini, program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) menghadapi nada sumbang yang menyerukan penghentian total karena beberapa insiden yang terjadi di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menanggapi hal ini, Agus Winarno SH, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa (RABN), menegaskan agar pemerintah tidak goyah dan tetap fokus pada perbaikan. Menurut Agus Winarno, […]

  • Satgas Pamtas RI-PNG 403/Wirasada Pratista Gelar Aksi Sosial di Kampung Bustop Papua Selatan

    Satgas Pamtas RI-PNG 403/Wirasada Pratista Gelar Aksi Sosial di Kampung Bustop Papua Selatan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Pos Rawa Bustop Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis 403/Wirasada Pratista menggelar aksi sosial untuk warga binaan di Kampung Bustop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Rawa Bustop, Letda Inf Suryo Nugroho, bersama seluruh personel pos. Aksi sosial tersebut meliputi […]

  • 104 Siswa SMK Al-Khoeriyah Resmi Dilepas, Siap Hadapi Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi

    104 Siswa SMK Al-Khoeriyah Resmi Dilepas, Siap Hadapi Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Medinas.id — Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara pelepasan 104 siswa kelas XII SMK Al-Khoeriyah tahun ajaran 2025/2026. Dengan mengangkat tema “Satu Langkah untuk Seribu Harapan”, kegiatan tersebut menjadi simbol awal perjalanan baru para lulusan menuju dunia kerja maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pelepasan angkatan ke-22 itu berlangsung khidmat di Rumah Makan Sambel […]

  • Pemkot Tasikmalaya Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok, Fokus Lindungi Generasi Muda

    Pemkot Tasikmalaya Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok, Fokus Lindungi Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Medinas.id — Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui berbagai langkah strategis, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, peningkatan pengawasan, hingga penegakan regulasi terkait peredaran, promosi, dan penempatan produk tembakau. Upaya tersebut mengacu pada sejumlah regulasi yang berlaku di tingkat nasional maupun daerah. Di Kota Tasikmalaya, kebijakan KTR berlandaskan. Peraturan Daerah (Perda) […]

expand_less