Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Budaya dan Keagamaan Dipadukan, Padepokan Sanca Galunggung Dorong Pelestarian Budaya di Kota Tasikmalaya

Budaya dan Keagamaan Dipadukan, Padepokan Sanca Galunggung Dorong Pelestarian Budaya di Kota Tasikmalaya

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id – Upaya melestarikan kebudayaan daerah terus dilakukan para pegiat seni dan budaya di Kota Tasikmalaya. Salah satunya melalui kegiatan yang memadukan semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan nilai-nilai keagamaan.

 

‎Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga dirangkaikan dengan tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

‎Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pasar Pancasila, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (29/08/2026), menjadi ruang bagi para pelaku budaya untuk memperkenalkan sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan secara harmonis.

 

‎Ketua Padepokan Qulbu Zakir, Sandi Sina, mengatakan perpaduan antara budaya, keagamaan, dan semangat kebangsaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ketiga unsur tersebut tidak harus dipertentangkan.

 

‎Menurut Sandi, masih terdapat anggapan di sebagian kalangan bahwa aktivitas kebudayaan identik dengan sesuatu yang terpisah dari nilai-nilai agama. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berupaya mengubah paradigma tersebut dengan menghadirkan kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, keagamaan, dan kebangsaan.

 

‎“Tujuan utamanya adalah memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan tabligh akbar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Sandi Sina saat ditemui di sela-sela kegiatan.

 

‎Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat bahwa budaya daerah dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.

 

‎Sandi menilai kebudayaan memiliki hubungan erat dengan kehidupan sosial dan keagamaan. Karena itu, menurutnya, pandangan yang memisahkan budaya dari agama perlu perlahan diubah.

 

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa kebudayaan juga memiliki nuansa keagamaan yang kuat. Paradigma seperti itulah yang ingin kami ubah. Kegiatan budaya dapat diselaraskan dengan kegiatan keagamaan, termasuk dalam momentum kemerdekaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” katanya.

 

‎Lebih lanjut, Sandi berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat memberikan perhatian serta ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya. Pemerintah, kata dia, dapat berperan sebagai jembatan antara pegiat budaya, masyarakat, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

 

‎“Kami berharap ke depan Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa memfasilitasi sekaligus menjadi jembatan bagi para pegiat budaya. Setiap kegiatan atau momentum yang berkaitan dengan kebudayaan diharapkan bisa melibatkan seluruh masyarakat dan pelaku budaya,” ungkapnya.

 

‎Ia menegaskan, pelestarian kebudayaan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu kelompok atau komunitas. Peran generasi saat ini sangat penting untuk memastikan warisan budaya daerah tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”tegasnya

 

‎Pelaku Budaya Dorong Sinergi.

‎Sementara itu, Ketua Padepokan Sanca Galunggung, Ki Sanca, menilai keberlangsungan kebudayaan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

‎Menurutnya, tradisi dan warisan budaya harus terus diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar keberadaannya tidak semakin tergerus oleh perubahan zaman.

 

‎Ki Sanca mengatakan, para pelaku budaya selama ini terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan dengan membangun sinergi bersama sesama pegiat seni, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, maupun berbagai pihak lainnya.

 

‎“Pelaku budaya tidak bisa berjalan sendiri. Sejak dulu kami selalu bersinergi dengan rekan-rekan dan masyarakat. Alhamdulillah, sampai sekarang masih banyak yang peduli dan ikut menggelar kegiatan untuk menjaga kebudayaan,” kata Ki Sanca.

 

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya, mulai dari masyarakat, media, kepolisian, hingga pemerintah dan dinas terkait.

 

‎“Kami sangat berterima kasih kepada media, masyarakat, warga, kepolisian, maupun dinas yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

 

‎Ki Sanca berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya semakin memberikan perhatian terhadap keberadaan dan perkembangan kebudayaan daerah. Menurutnya, budaya merupakan bagian dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

‎“Khusus kepada Bapak Wali Kota Tasikmalaya, kami berharap kebudayaan mendapat perhatian lebih. Budaya harus terlihat, harus tetap hidup, dan jangan sampai diabaikan,” katanya.

 

‎Ia menambahkan, para pegiat budaya akan terus membangun komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus kebutuhan para pelaku seni dan budaya.

 

‎Menurut Ki Sanca, sinergi antara pegiat budaya, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan media menjadi kunci agar kebudayaan di Kota Tasikmalaya tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

 

‎Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan seni dan budaya diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebangsaan, mempererat hubungan sosial dan keagamaan masyarakat, serta menjaga keberlangsungan tradisi dan warisan budaya daerah.

 

‎Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, pelestarian budaya di Kota Tasikmalaya diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman, pungkasnya.(***)

‎

‎

‎

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

    14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Medinas.id — Sebanyak 14 advokat baru yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Tasikmalaya resmi dilantik. Dalam momentum tersebut, para advokat diminta menjalankan profesinya dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.   ‎Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) I Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., mengatakan profesi advokat tidak seharusnya semata-mata dipandang […]

  • Ketua RABN Soroti Pernyataan yang Dinilai Merendahkan TNI-Polri, Tekankan Etika Demokrasi

    Ketua RABN Soroti Pernyataan yang Dinilai Merendahkan TNI-Polri, Tekankan Etika Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Medinas.id – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), Agus Winarno, menyampaikan keprihatinan atas munculnya narasi yang dinilai merendahkan anggota TNI dan Polri berpangkat Tamtama serta Bintara yang diduga disampaikan oleh oknum mahasiswa dalam aksi unjuk rasa, Kamis (19/6/2026). Agus menegaskan kebebasan berpendapat menjadi bagian dari demokrasi, namun setiap orang harus menyampaikan pendapat dengan menjunjung […]

  • DEMA INU Tasikmalaya Desak Aparat Tegas Proses Roy Suryo: “Telah Melampaui Batas Etika Demokrasi”

    DEMA INU Tasikmalaya Desak Aparat Tegas Proses Roy Suryo: “Telah Melampaui Batas Etika Demokrasi”

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) INU Tasikmalaya menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menindak Roy Suryo atas dugaan pencemaran nama baik, penyebaran fitnah, dan manipulasi informasi publik yang dinilai dapat mengganggu stabilitas sosial serta keamanan nasional. Ketua DEMA INU Tasikmalaya, **Zildan Agung Alfiani**, menegaskan bahwa tindakan Roy Suryo tidak bisa […]

  • Jaga Arah Bangsa, PERPUKADESI Perkuat Komitmen Kebangsaan

    Jaga Arah Bangsa, PERPUKADESI Perkuat Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ketua Umum Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Jenndral TNI (purn) Bibit Waluyo, menegaskan pentingnya menjaga arah pembangunan nasional agar tetap sejalan dengan cita-cita kemerdekaan. Hal tersebut disampaikan dalam Pernyataan Sikap Kebangsaan yang menjadi refleksi tanggung jawab moral para purnabakti kepala daerah di seluruh Indonesia. Senin (04/05/2026) Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dewan […]

  • BBC Kota Tasikmalaya Siapkan Program Kolaboratif, Dukung Swasembada Pangan

    BBC Kota Tasikmalaya Siapkan Program Kolaboratif, Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Medinas.id — Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BBC (Buah Batu Corps) Kota Tasikmalaya sukses digelar pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Jalan Cieunteng Gede, Kecamatan Cihideung. Kegiatan yang mengusung tema “Aktualisasi Rencana Kerja Kolaboratif untuk Produktivitas Lembaga” ini dihadiri sekitar 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya. […]

  • Potret Miris Guru Ngaji di Tasikmalaya, Gaji Setara Seporsi Bakso

    Potret Miris Guru Ngaji di Tasikmalaya, Gaji Setara Seporsi Bakso

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MEDINAS.ID – Tasikmalaya menjadi tuan rumah Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Sabtu, 6 September 2025. Di tengah suasana peringatan itu, Ketua DPW BKPRMI Jawa Barat, H. Oleh Soleh, melontarkan keprihatinan mendalam soal kesejahteraan guru ngaji dan pendidik non-formal. Ia menyingkap fakta getir yang dialami sebagian guru. Kontrak yang tak terbayar, gaji […]

expand_less