Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Rotasi dan Mutasi Pejabat Disorot, Tasik Public Forum Pertanyakan Transparansi Pemkab Tasikmalaya

Rotasi dan Mutasi Pejabat Disorot, Tasik Public Forum Pertanyakan Transparansi Pemkab Tasikmalaya

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Tasik Public Forum menyoroti kebijakan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Kebijakan tersebut menjadi perhatian publik, khususnya terkait proses, pertimbangan, serta transparansi dalam penempatan aparatur pada sejumlah jabatan strategis pemerintahan.

‎Ketua Tasik Public Forum, M. Muchlis, menilai setiap proses rotasi dan mutasi pejabat semestinya dilakukan secara objektif, profesional, transparan, serta mengedepankan kompetensi dan rekam jejak aparatur.

‎Menurutnya, pengisian jabatan tidak seharusnya hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎”Kami menilai dan menganalisis bahwa saat ini sejumlah jabatan strategis di Pemkab Tasikmalaya justru diisi oleh pejabat dari luar Kabupaten Tasikmalaya. Tentunya, kondisi ini dapat memengaruhi kinerja pemerintahan daerah,” ujar M. Muchlis, Sabtu (08/08/2026).

‎Ia menjelaskan, sinkronisasi antara pimpinan dan bawahan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas kinerja pemerintahan. Menurutnya, dibutuhkan pemahaman terhadap karakter, pola komunikasi, serta cara kerja masing-masing agar koordinasi dapat berjalan optimal.

‎”Antara atasan dan bawahan harus ada sinkronisasi, baik dalam tata kelola kinerja maupun dalam menyamakan persepsi. Untuk itu, tidak mudah mengenal satu sama lain agar benar-benar memahami karakter atasan dan bawahan,” katanya.

‎M. Muchlis menilai kondisi tersebut berbeda apabila pejabat yang ditempatkan berasal dari lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Menurutnya, pejabat yang sudah lama berada di lingkungan pemerintahan daerah cenderung lebih mudah beradaptasi karena telah memiliki komunikasi dan hubungan kerja dengan aparatur lainnya.

‎”Beda halnya jika pejabat berasal dari kalangan Pemkab Tasikmalaya. Akan lebih mudah menjalankan kinerja karena sudah saling mengenal dan memiliki jalinan komunikasi. Berbeda dengan pejabat dari luar daerah yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi,” tandasnya.

‎Selain persoalan penempatan pejabat, Tasik Public Forum juga menyoroti kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya yang baru. M. Muchlis menilai hingga saat ini belum terlihat adanya terobosan maupun capaian yang menonjol dari Sekda dalam menjalankan tugasnya.

‎”Contohnya sekarang, kinerja Sekda yang baru belum terdengar gaungnya seperti apa dan belum terlihat hasil kerjanya. Padahal, Sekda merupakan jenderal ASN di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, sekaligus panglimanya ASN. Sampai saat ini belum terlihat terobosan baru atau nilai plus untuk Pemkab Tasikmalaya,” ungkapnya.

‎Atas kondisi tersebut, Tasik Public Forum mendorong Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme dan dasar pertimbangan dalam setiap proses pengisian jabatan.

‎Menurut M. Muchlis, transparansi menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Publik, kata dia, berhak mengetahui bahwa setiap kebijakan penempatan pejabat dilakukan berdasarkan pertimbangan yang objektif dan sesuai dengan prinsip meritokrasi.

‎”Rotasi dan mutasi pejabat pada prinsipnya merupakan kewenangan pemerintah daerah sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengedepankan prinsip meritokrasi,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, kritik dan masukan yang disampaikan Tasik Public Forum merupakan bagian dari kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya.

‎”Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dapat merespons berbagai masukan tersebut secara terbuka dan konstruktif. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan dapat semakin profesional, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Gal)

‎

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda I DPD AWI Jawa Barat Tetapkan Nacep Suryaman Nahkodai Organisasi Lima Tahun ke Depan

    Musda I DPD AWI Jawa Barat Tetapkan Nacep Suryaman Nahkodai Organisasi Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Medinas.id — Musyawarah Daerah (Musda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan Nacep Suryaman sebagai Ketua DPD AWI Jawa Barat periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan dalam rangkaian Musda yang digelar di Hotel Montana, Jalan Raya Panawuan, Kawasan Wisata Sangkanhurip No. 128, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (28/06/2026). Terpilihnya […]

  • Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Tanam Pohon di Tasikmalaya

    Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Tanam Pohon di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Medinas.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, peserta didik (Serdik) Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan bakti lingkungan melalui aksi penanaman pohon di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang bertujuan mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan […]

  • Family Gathering LSM PADI di Situ Panjalu, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial

    Family Gathering LSM PADI di Situ Panjalu, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medinas.id — Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) memanfaatkan momentum family gathering untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim binaan. Kegiatan yang digelar di kawasan Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/09/2026), itu diikuti pengurus dan anggota bersama anak-anak yatim binaan.   ‎Bukan sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun […]

  • ‎”Dari Air Mata Menjadi Senyum, HAN 2026 Tasikmalaya Hadirkan Harapan Baru bagi 1.100 Keluarga dan Anak Korban Kekerasan”

    ‎”Dari Air Mata Menjadi Senyum, HAN 2026 Tasikmalaya Hadirkan Harapan Baru bagi 1.100 Keluarga dan Anak Korban Kekerasan”

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Medinas.id —Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya. Di balik semarak ribuan peserta yang memadati lokasi acara, tersimpan kisah-kisah inspiratif tentang kepedulian, harapan, serta semangat untuk memulihkan senyum anak-anak yang pernah menjadi korban kekerasan. ‎Mengusung tema”Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas”, kegiatan yang digagas Komisi Perlindungan […]

  • KONI Kabupaten Tasikmalaya Berikan BPJS Ketenagakerjaan dan Insentif bagi Atlet, Pelatih, serta Manajer Jelang Porprov Jabar 2026

    KONI Kabupaten Tasikmalaya Berikan BPJS Ketenagakerjaan dan Insentif bagi Atlet, Pelatih, serta Manajer Jelang Porprov Jabar 2026

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Medinas.id — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Bekasi, Bogor, dan Bandung pada 7–20 November 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, melaksanakan tes kebugaran fisik, serta menyalurkan insentif bagi atlet, pelatih, […]

  • Sinergitas TNI-Polri Terjaga, Ketua RABN Pinta Stop Adu Domba

    Sinergitas TNI-Polri Terjaga, Ketua RABN Pinta Stop Adu Domba

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Demonstrasi yang diwarnai kerusuhan pada 25 dan 28 Agustus 2025 di berbagai wilayah, khususnya Jakarta, memicu pandangan negatif terhadap institusi TNI dan Polri. Menanggapi hal ini, Agus Winarno, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), menegaskan bahwa sinergitas kedua lembaga negara ini tidak bisa diganggu gugat. Menurutnya, TNI bertugas menjaga kedaulatan […]

expand_less