Iwan Saputra Batal Maju Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Dapat Penugasan di Tingkat Jabar
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- visibility 4
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — TASIKMALAYA, Peta bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya mengalami perubahan setelah Iwan Saputra memutuskan tidak melanjutkan rencana pencalonannya dalam kontestasi tersebut.
Keputusan itu diambil setelah Iwan Saputra bertemu dengan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., di Kantor DPD Golkar Jawa Barat, Selasa (15/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan Partai Golkar di Jawa Barat, termasuk penugasan Iwan Saputra di bidang pemenangan pemilu untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 15.
Daniel Mutaqien juga meminta Iwan Saputra bergabung dalam jajaran kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat. Penugasan tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja-kerja partai, khususnya dalam menghadapi agenda pemenangan pemilu di tingkat provinsi.
Iwan Saputra mengatakan dirinya memilih menerima penugasan tersebut dan mengurungkan niat untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya.
”Ya pada akhirnya saya memilih untuk ikut bergabung dengan kepengurusan DPD Jawa Barat karena dampaknya akan besar untuk kemajuan partai yang lebih besar lagi,” ujar Iwan Saputra, Rabu (16/09/2026) malam.
Menurut Iwan, penugasan di tingkat Jawa Barat memberikan ruang pengabdian yang lebih luas. Ia menyatakan akan fokus menjalankan tugas partai, terutama dalam upaya pemenangan pemilu di Dapil Jabar 15.
Sebelumnya, nama Iwan Saputra disebut sebagai salah satu figur yang berpotensi maju dalam pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya. Dukungan terhadap dirinya disebut datang dari sejumlah kader, pengurus, hingga senior partai di tingkat daerah.
Namun, dengan keputusan tersebut, Iwan tidak lagi masuk dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya. Posisi tersebut sebelumnya dipimpin H. Yusuf yang memilih tidak mencalonkan diri kembali.
Keputusan Iwan disebut menjadi dinamika baru dalam proses pergantian kepemimpinan Partai Golkar di Kota Tasikmalaya. Sejumlah kader yang sebelumnya berharap Iwan melanjutkan kepemimpinan di tingkat kota harus menyesuaikan kembali dengan perkembangan peta pencalonan.
Meski demikian, pilihan Iwan untuk menerima penugasan di tingkat provinsi tetap mendapat penghormatan dari kader di daerah. Kiprahnya di DPD Partai Golkar Jawa Barat kini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan partai, khususnya di wilayah Dapil Jabar 15.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
