Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » ‎Program MBG Dongkrak Ekonomi Petani Panumbangan Ciamis, Sayuran Terserap hingga 100 Kg Sekali Pesan.

‎Program MBG Dongkrak Ekonomi Petani Panumbangan Ciamis, Sayuran Terserap hingga 100 Kg Sekali Pesan.

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 15
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, program tersebut turut membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal.

‎Dampak tersebut dirasakan langsung oleh para petani yang bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dewi Maya Panumbangan. Hasil pertanian warga kini dapat terserap untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur MBG dengan harga yang dinilai lebih menguntungkan.

‎Salah seorang Pengurus Kelompok Tani Karya Mukti 1, Dusun Cimuncang, Desa Jayagiri, Joni Wiguna, S.P., mengatakan keberadaan SPPG membantu petani mengatasi persoalan pemasaran hasil pertanian yang selama ini menjadi salah satu kendala utama.

‎“Kami sangat bersyukur hasil produksi diterima dengan harga bagus. Jadi, tidak perlu repot lagi mencari pasar,” ujar Joni, Minggu (09/08/2026).

‎Menurutnya, pola distribusi hasil pertanian kini menjadi lebih teratur. Komoditas timun, misalnya, dipasok secara rutin setiap dua hari sekali. Sementara sejumlah jenis sayuran segar lainnya dikirim dua kali dalam sepekan atau bahkan setiap hari, menyesuaikan kebutuhan dapur SPPG.

‎Dalam satu kali pemesanan, SPPG Dewi Maya dapat menyerap sedikitnya 100 kilogram sayuran. Jumlah tersebut belum termasuk permintaan dari dapur SPPG lainnya yang turut menyerap hasil pertanian dari wilayah Panumbangan.

‎“Alhamdulillah, sejak ada program MBG ini, kesejahteraan kami sebagai petani di Panumbangan benar-benar meningkat,” katanya.
Tak Hanya Petani, Pedagang Ikut Merasakan Dampaknya.

‎Perputaran ekonomi yang ditimbulkan program MBG tidak hanya dirasakan oleh petani. Para pedagang bahan pangan di wilayah Panumbangan juga mengaku memperoleh manfaat dari meningkatnya permintaan kebutuhan dapur.

‎Hj. Evi, salah seorang pedagang bahan pangan di Panumbangan, menyebut omzet usahanya mengalami peningkatan sejak adanya kebutuhan pasokan untuk program MBG.

‎Menurutnya, meskipun pihak SPPG menerapkan standar kualitas dan kuantitas yang cukup ketat, kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi pedagang untuk meningkatkan omzet karena kebutuhan bahan pangan memiliki permintaan yang relatif stabil.

‎Ia pun mendorong para petani untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan meningkatkan produksi dan memperluas lahan tanam, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
SPPG Prioritaskan Produk Petani Lokal.

‎Kepala SPPG Dewi Maya Panumbangan, Femy Filia Irfany, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memprioritaskan hasil pertanian masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur.

‎Menurut Femy, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas bagi penerima manfaat MBG, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar SPPG.

‎“Kami selalu mengutamakan hasil produk masyarakat sekitar, terutama sayuran. Tujuannya agar keberadaan dapur ini berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan petani lokal,” tegas Femy.

‎Selain menyerap hasil pertanian, keberadaan SPPG Dewi Maya juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Saat ini, sebanyak 47 warga setempat diberdayakan sebagai relawan yang terlibat dalam operasional dapur.

‎SPPG Dewi Maya Panumbangan telah beroperasi sejak tahun pertama peluncuran program MBG. Hingga kini, dapur tersebut melayani lebih dari 2.100 anak penerima manfaat.

‎Dengan menu yang bervariasi setiap harinya, keberadaan SPPG Dewi Maya menunjukkan bahwa program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi menciptakan rantai ekonomi lokal melalui penyerapan produk pertanian, peningkatan aktivitas perdagangan, serta pemberdayaan tenaga kerja masyarakat.

‎Sinergi antara pengelola SPPG dan masyarakat lokal tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sehingga manfaat program MBG semakin luas dan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. (***)


  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPUTRLH Tasikmalaya Mulai Rekonstruksi 32 Ruas Jalan, Fokus Perbaikan Jalur Selatan

    DPUTRLH Tasikmalaya Mulai Rekonstruksi 32 Ruas Jalan, Fokus Perbaikan Jalur Selatan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya mulai merealisasikan sejumlah proyek rekonstruksi jalan di berbagai wilayah. Fokus utama perbaikan diarahkan ke jalur selatan yang selama ini dinilai rawan mengalami kerusakan. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Risnandar, mengatakan beberapa paket pekerjaan kini telah memasuki tahap […]

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya Soroti Literasi, Dukung Out of The Box Buku Keliling 2026

    Wakil Wali Kota Tasikmalaya Soroti Literasi, Dukung Out of The Box Buku Keliling 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Medinas.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, R. Diky Candra Negara, menegaskan pentingnya penguatan budaya literasi di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Out of The Box (OTB) Buku Keliling 2026 yang berlangsung di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/08/2026) Dalam kesempatan itu, Diky mengaku akan meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan […]

  • MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menutup rangkaian agenda konsolidasi organisasi tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dengan menggelar kegiatan di PAC Purbaratu. Acara berlangsung di Lesehan Kedai Jengkol, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (04/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Ketua PAC Purbaratu, serta jajaran pengurus […]

  • ‎Viral! Ibu Muda Marah di SPBU Cipatujah Tasikmalaya Gegara Kehabisan BBM, Polisi Turun Tangan

    ‎Viral! Ibu Muda Marah di SPBU Cipatujah Tasikmalaya Gegara Kehabisan BBM, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Medinas.id — Video seorang ibu muda yang marah-marah di sebuah SPBU di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial. Aksi tersebut dipicu lantaran dirinya tidak mendapatkan bahan bakar setelah beberapa kali mengantri. ‎Peristiwa itu terjadi di SPBU Desa Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam video yang beredar, perempuan tersebut tampak meluapkan kekesalannya karena kehabisan […]

  • HUT Ke-67 SMP Negeri 3 Tasikmalaya, Sekda Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter dan Dukungan Alumni

    HUT Ke-67 SMP Negeri 3 Tasikmalaya, Sekda Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter dan Dukungan Alumni

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Medinas.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya memberikan apresiasi atas perjalanan panjang SMP Negeri 3 Tasikmalaya yang genap berusia 67 tahun. Dalam peringatan hari jadi sekolah yang berlangsung di SMP Negeri 3 Tasikmalaya, Jalan Merdeka No. 17, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Tawang, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparullah, M.Pd., menyampaikan harapannya agar sekolah tersebut terus berkembang […]

  • Kisah di Balik Secangkir Kopi Kemuning: Perjuangan dan Persahabatan di Tasikmalaya

    Kisah di Balik Secangkir Kopi Kemuning: Perjuangan dan Persahabatan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id – Tasikmalaya – Berdiri di atas semangat perjuangan, persahabatan, dan keteguhan hati, Cafe Kemuning di Tasikmalaya memiliki kisah yang lebih dalam dari sekadar tempat nongkrong. DR Iwan Saputra, sang pemilik, menceritakan bahwa nama “Kemuning” diambil dari lokasi aslinya di Jalan Kemuning Indah, yang sudah lama berdiri sebelum kafe itu ada. Pada 2018, seorang sahabat […]

expand_less