Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pengelola Dapur MBG Diberi Edukasi, Persyaratan IPAL hingga PBG Harus Dipenuhi

Pengelola Dapur MBG Diberi Edukasi, Persyaratan IPAL hingga PBG Harus Dipenuhi

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 8
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Pembina Yayasan Paguyuban, Raden Ucu Supriatna menegaskan bahwa seluruh dapur penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memenuhi berbagai ketentuan administrasi sesuai petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan diskusi dan edukasi bagi para pengelola dapur MBG yang digelar di Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 78 dapur MBG dengan masing-masing perwakilan mengirimkan sekitar empat hingga lima peserta.

“Ini menjadi kewajiban bagi seluruh dapur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hari ini ada 78 dapur yang hadir, dan setiap dapur mengirimkan empat sampai lima peserta,” ujar Raden Ucu Supriatna kepada wartawan di salah satu ballroom hotel berbintang di kawasan jalur niaga Kota Tasikmalaya.

Ia menjelaskan, pembinaan kali ini difokuskan bagi mitra dapur MBG di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Meski demikian, sejumlah peserta dari luar daerah seperti Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran turut hadir untuk mendapatkan edukasi mengenai tata kelola dapur MBG yang sesuai standar.

Menurutnya, kepemilikan dapur MBG tidak hanya sebatas menjalankan operasional penyediaan makanan, tetapi juga harus disertai kelengkapan administrasi dan standar pendukung lainnya.

“Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada seluruh mitra. Jadi memiliki dapur MBG itu bukan sekadar berjalan begitu saja, melainkan harus melengkapi berbagai persyaratan administrasi,” katanya.

Raden Ucu menyebutkan, sejumlah dokumen dan persyaratan yang wajib dipenuhi antara lain Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikasi halal, Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sertifikasi ISO, hingga dokumen penunjang lainnya.

Ia menegaskan, seluruh persyaratan tersebut telah tercantum dalam juknis program dan wajib dipenuhi oleh setiap mitra penyelenggara dapur MBG. Selain itu, para KSPG yang ditugaskan oleh Badan Gizi Nasional juga diminta aktif mengingatkan para mitra agar melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan.

“Maka hari ini kami kumpulkan semuanya untuk berdiskusi bersama. Apa yang menjadi kendala di lapangan, mari kita cari solusi dan pecahkan bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah sebagai satuan tugas, aktivis sosial, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Eksponen 96, PPH, dan Pemuda Pancasila.

Menurut Raden Ucu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat itu penting agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan transparan serta mendapat pengawasan bersama.

“Program ini bukan hanya untuk masyarakat Tasikmalaya atau Pangandaran saja, tetapi merupakan program nasional untuk seluruh Indonesia. Karena itu, pengawasannya juga harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para aktivis dan insan media yang dinilai ikut mendukung keberlangsungan program melalui pemberitaan yang berimbang dan edukatif.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh aktivis dan rekan-rekan media. Jangan hanya memberitakan hal-hal negatif saja, tetapi kegiatan positif seperti ini juga perlu disampaikan agar masyarakat mengetahui bahwa kami benar-benar serius melengkapi administrasi demi mendukung program menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Terkait progres kelengkapan administrasi, Raden Ucu mengungkapkan bahwa sebagian besar dapur MBG telah memenuhi hampir seluruh persyaratan yang ditentukan. Namun, untuk dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebagian mitra masih dalam tahap penyelesaian.

“Kalau administrasi lainnya rata-rata sudah hampir 99 persen selesai. Tinggal PBG yang masih berproses karena berkaitan dengan administrasi bangunan dan harus ditempuh melalui pemerintah daerah,” pungkasnya. (gal)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan, Siap Terserap Dunia Kerja

    Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan, Siap Terserap Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Medinas.id — Sebanyak 272 mahasiswa dan mahasiswi resmi diwisuda oleh Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam prosesi wisuda yang digelar di Gedung Twins Hall, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/05/2025). Para lulusan tersebut berasal dari berbagai jurusan, di antaranya keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, gizi, rekam medis dan informasi kesehatan, serta farmasi. Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani.S.Kep, Ners, […]

  • Indosat Rayakan Harpelnas dengan “Ketulusan Tanpa Akhir”

    Indosat Rayakan Harpelnas dengan “Ketulusan Tanpa Akhir”

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MEDINAS.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) tak melewatkan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2025. Dengan tema “Ketulusan Tanpa Akhir”, perusahaan telekomunikasi ini mengemas beragam kejutan bagi pelanggan setia IM3, Tri, dan HiFi di seluruh Indonesia. Mulai dari promo paket data, hadiah menarik, hingga sapaan langsung dari jajaran direksi, seluruh rangkaian acara dirancang untuk memperkuat kedekatan […]

  • Ibu Rumah Tangga di Tasikmalaya yang Sempat Dilaporkan Hilang Ternyata Sengaja Pergi, Diduga Ingin Bercerai

    Ibu Rumah Tangga di Tasikmalaya yang Sempat Dilaporkan Hilang Ternyata Sengaja Pergi, Diduga Ingin Bercerai

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Galih Sugih Lugina
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Medinas.id – Motif di balik hilangnya seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya terungkap. TT (38), warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, ternyata sengaja menyembunyikan keberadaannya setelah dilaporkan hilang oleh suaminya, Deni (40).   ‎Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, TT diduga merekayasa cerita seolah-olah dirinya mengalami persoalan pekerjaan di Bekasi. Skenario tersebut diduga dilakukan […]

  • Boboko Tasikmalaya Deklarasi, Hadirkan Kultur Suporter yang Santun dan Bermartabat

    Boboko Tasikmalaya Deklarasi, Hadirkan Kultur Suporter yang Santun dan Bermartabat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Medinas.id — Komunitas Bobotoh Kolot (Boboko) Distrik Tasikmalaya resmi mendeklarasikan keberadaannya sebagai wadah bagi para pendukung Persib Bandung yang telah memasuki usia matang, namun tetap memiliki kecintaan dan loyalitas tinggi terhadap tim kebanggaan Jawa Barat tersebut, yang bertempat di rumah makan ma’uneng Jalan terusan BCA Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya (13/06/2026) Salah satu penggagas Boboko Tasikmalaya, […]

  • Pendidikan Politik, Soroti Evaluasi SPMB dan Target Raih Enam Kursi pada Pemilu 2029

    Pendidikan Politik, Soroti Evaluasi SPMB dan Target Raih Enam Kursi pada Pemilu 2029

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan pendidikan politik bagi kader yang dirangkaikan dengan agenda pengawasan pemerintahan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Makan Geunah Calik, Kota Tasikmalaya, Senin (20/7/2026). ‎ ‎Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Saeful Bachri, S.H., […]

  • komite SMAN 11 klarifikasi isu pembangunan

    komite SMAN 11 klarifikasi isu pembangunan sekolah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 14
    • 0Komentar

    MEDINAS.ID Komite SMAN 11 klarifikasi isu pembangunan sekolah yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam konferensi pers bersama awak media pada Kamis (23/04/2026). Ketua Komite, Nanang Nurjamil, bersama mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah angkat bicara untuk meluruskan berbagai informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya Isu Pembangunan SMAN 11 Dinilai […]

expand_less