Kwarcab Kota Tasikmalaya Cetak Kader Jurnalis Muda Pramuka
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- visibility 7
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — TASIKMALAYA, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tasikmalaya menyiapkan kader jurnalis muda melalui pelatihan jurnalistik dan peningkatan kapasitas Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).
Kegiatan yang digelar Bidang Hubungan Masyarakat dan Informasi (Huminfo) Kwarcab Kota Tasikmalaya tersebut berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2026, di Aula Kwarcab Kota Tasikmalaya.
Waka Huminfo Kwarcab Kota Tasikmalaya, Eri Kustiaman, mengatakan kemampuan jurnalistik penting bagi anggota Pramuka di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Menurutnya, anggota Pramuka tidak cukup hanya aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan mengelola dan menyampaikan informasi secara akurat serta bertanggung jawab.
“Pramuka harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya dengan memiliki kemampuan jurnalistik sehingga berbagai kegiatan dan potensi yang dimiliki bisa dipublikasikan secara baik kepada masyarakat,” kata Eri di Aula Kwarcab Kota Tasikmalaya, Jumat (18/09/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dasar jurnalistik, mulai dari menentukan isu, mencari dan menggali informasi, melakukan wawancara, teknik peliputan, hingga menyusun berita.
Peserta juga dibekali materi mengenai etika jurnalistik, fotografi, pengelolaan informasi, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana publikasi.
Eri mengatakan pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan menulis, tetapi juga membangun sikap kritis dan teliti dalam menerima informasi. Peserta didorong untuk terbiasa melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi kepada publik.
“Jurnalis muda Pramuka diharapkan tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap peristiwa di sekitarnya. Mereka harus bisa menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti sesi teori dan praktik untuk memahami proses kerja jurnalistik secara langsung. Mereka juga dikenalkan dengan tantangan penyebaran informasi melalui media sosial yang menuntut kecepatan sekaligus akurasi.
Menurut Eri, keberadaan kader jurnalis muda di lingkungan Pramuka dapat membantu mendokumentasikan berbagai kegiatan organisasi, termasuk program sosial dan prestasi anggota, agar diketahui masyarakat secara lebih luas.
“Banyak kegiatan positif Pramuka yang belum terdokumentasikan dengan baik. Melalui pelatihan ini kami ingin melahirkan kader yang mampu menjadi corong informasi organisasi sekaligus menyebarkan nilai-nilai kepramukaan kepada masyarakat luas,” katanya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Para peserta diharapkan terus mempraktikkan kemampuan yang diperoleh dengan membuat dan mempublikasikan berbagai karya jurnalistik dari lingkungan kepramukaan.
“Kami berharap setelah pelatihan selesai, peserta tidak berhenti pada teori. Mereka harus mulai mempraktikkan kemampuan yang diperoleh dengan menulis dan mempublikasikan berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing,”
Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Kota Tasikmalaya berharap dapat membentuk anggota Pramuka yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keorganisasian, tetapi juga memiliki kemampuan literasi, komunikasi, dan jurnalistik untuk mendukung penyebaran informasi yang positif dan dapat dipertanggungjawabkan, Pungkasnya.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
- Sumber: Kwarcab Kota Tasikmalaya
