Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » RABN Nilai Sejumlah Kritik Tio Ardiyanto Kehilangan Dasar Argumentasi

RABN Nilai Sejumlah Kritik Tio Ardiyanto Kehilangan Dasar Argumentasi

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 4
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Media Nasional – Medinas.id – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), Agus Winarno SH, mengkritik mantan Ketua BEM UGM, Tio Ardiyanto, yang belakangan kembali menjadi perhatian publik melalui sejumlah pernyataan yang dianggap menyerang Presiden dan pemerintah.

Agus menegaskan kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurutnya, kritik yang konstruktif harus bertumpu pada argumentasi yang kuat, data yang valid, serta kemampuan membaca realitas secara objektif. Jika ketiga unsur itu tidak hadir, kritik berpotensi berubah menjadi kegaduhan yang terus berulang demi menjaga eksistensi di ruang publik.

“Publik harus mampu membedakan mana kritik yang bertujuan memperbaiki keadaan dan mana yang sekadar atraksi untuk mencari perhatian. Jangan sampai keduanya disamakan,” ujar Agus, Senin (15/6/2026).

Ia menilai sejumlah pernyataan Tio mencerminkan fenomena yang kerap muncul dalam politik modern, yakni kecenderungan merasa paling benar, paling terancam, dan paling mewakili suara rakyat tanpa menyertakan ukuran yang jelas untuk mendukung klaim tersebut.

Agus juga menyayangkan keterkaitan nama besar Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan berbagai pernyataan kontroversial itu. Menurutnya, UGM telah melahirkan banyak intelektual, ilmuwan, birokrat, dan tokoh bangsa melalui tradisi akademik yang kuat dan panjang.

“Jangan sampai publik menilai kualitas sebuah institusi besar hanya dari perilaku segelintir alumninya yang lebih banyak membangun narasi daripada menyusun argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Secara khusus, Agus menyoroti isu dugaan pemasangan alat pelacak pada kendaraan pribadi yang sempat ramai menjadi perbincangan. Ia menegaskan pihak yang memiliki bukti harus menempuh jalur hukum dan tidak menyebarkan tuduhan tanpa dasar yang jelas.

“Jika memang ada bukti, tempuh jalur hukum. Jika tidak ada bukti, jangan menggiring publik ke dalam asumsi atau spekulasi politik yang belum tentu memiliki dasar fakta. Negara hukum berdiri di atas pembuktian, bukan prasangka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus menilai Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, ia mempertanyakan alasan sejumlah program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terus menjadi sasaran kritik bernuansa politik.

“Anak-anak Indonesia membutuhkan akses terhadap gizi yang baik, pendidikan yang berkualitas, dan masa depan yang lebih cerah. Mereka tidak membutuhkan elite yang setiap hari memproduksi kemarahan seolah-olah itu bentuk kepedulian kepada rakyat,” ujarnya.

Menurut Agus, sebagian aktivis yang dahulu mengusung semangat perubahan kini lebih sering menonjolkan pesimisme. Ia menekankan bahwa oposisi yang sehat harus menghadirkan gagasan dan solusi, bukan sekadar mengumpulkan kritik lalu memamerkannya di ruang publik.

“Jika setiap kebijakan dianggap keliru, setiap program dinilai gagal, dan setiap langkah pemerintah dipandang sebagai ancaman, maka mereka tidak menunjukkan kecerdasan politik, melainkan kemalasan berpikir. Sebab lebih mudah mencurigai daripada memahami, dan lebih mudah mencela daripada menawarkan solusi,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Agus menegaskan Relawan Anak Bangsa Nasional akan terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengawal iklim demokrasi agar tetap berjalan secara rasional dan sehat.

“Demokrasi tidak membutuhkan suara yang paling keras. Demokrasi membutuhkan akal sehat. Ketika sensasi mengalahkan fakta dan ego mengalahkan logika, yang muncul bukan kritik, melainkan kebisingan yang menyamar sebagai perjuangan,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Gaungkan Semangat Gotong Royong

    Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Gaungkan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar Upacara Bendera di Lapangan Gedung Juang 45, Kota Tasikmalaya, Senin (01/06/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0612/Tasikmalaya, serta personel Satuan Badan Pelaksana (Satbalak). Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap […]

  • Guru PAUD Tasikmalaya Tagih Janji Wali Kota Soal Kenaikan Insentif

    Guru PAUD Tasikmalaya Tagih Janji Wali Kota Soal Kenaikan Insentif

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Puncak Milad ke-20 Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Tasikmalaya diwarnai dengan suara aspirasi para guru PAUD yang masih terus memperjuangkan kesejahteraan mereka. Ketua HIMPAUDI Kota Tasikmalaya, Atin, S.Pd., menuturkan bahwa hingga saat ini insentif yang diterima guru PAUD di Kota Tasikmalaya masih berkisar **Rp50.000 per bulan. Padahal, Wali Kota […]

  • Kepala SMK AS-SHOFA Bangga, Ratusan Lulusan Sudah Direkrut Dunia Industri

    Kepala SMK AS-SHOFA Bangga, Ratusan Lulusan Sudah Direkrut Dunia Industri

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Medinas.id — Suasana penuh haru sekaligus kebanggaan mewarnai acara pelepasan siswa kelas XII SMK AS-SHOFA yang berlangsung meriah. Pada tahun ini, sekolah tersebut resmi melepas 248 siswa dari angkatan ke-20. Kepala SMK AS-SHOFA, Dr. H. Nanang Ma’mur, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian para lulusan meskipun jumlah siswa yang lulus tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun […]

  • Gerindra Kota Tasikmalaya Sembelih 4 Ekor Sapi Kurban, Bagikan 700 Kantong Daging kepada Masyarakat

    Gerindra Kota Tasikmalaya Sembelih 4 Ekor Sapi Kurban, Bagikan 700 Kantong Daging kepada Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Medinas.id — Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Kantor DPC Gerindra Kota Tasikmalaya, Kamis (28/05/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Sejumlah pengurus partai mulai dari tingkat DPC hingga ranting turut hadir dan berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tersebut. Ketua DPC Partai Gerindra […]

  • MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Tuntaskan Konsolidasi, Perkuat Organisasi dan Ubah Stigma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Medinas.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menutup rangkaian agenda konsolidasi organisasi tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dengan menggelar kegiatan di PAC Purbaratu. Acara berlangsung di Lesehan Kedai Jengkol, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (04/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Ketua PAC Purbaratu, serta jajaran pengurus […]

  • Sinergitas TNI-Polri Terjaga, Ketua RABN Pinta Stop Adu Domba

    Sinergitas TNI-Polri Terjaga, Ketua RABN Pinta Stop Adu Domba

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Demonstrasi yang diwarnai kerusuhan pada 25 dan 28 Agustus 2025 di berbagai wilayah, khususnya Jakarta, memicu pandangan negatif terhadap institusi TNI dan Polri. Menanggapi hal ini, Agus Winarno, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), menegaskan bahwa sinergitas kedua lembaga negara ini tidak bisa diganggu gugat. Menurutnya, TNI bertugas menjaga kedaulatan […]

expand_less