Resmi Dikukuhkan, GAM Priangan Timur Fokus Perkuat Pendidikan, Ekonomi Umat, dan Politik Kebangsaan
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- visibility 4
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — Gerakan Ajengan Muda (GAM) Priangan Timur resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di salah satu rumah makan di Jalan R. Ikik Wiradikarta, Yudanagara, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/07/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen GAM dalam memperkuat peran ajengan muda sebagai agen perubahan di bidang keagamaan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
Ketua Dewan Pembina GAM Priangan Timur, H. Amir Mahpud, menegaskan bahwa jabatan yang diemban setiap pengurus merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, tanggung jawab tersebut bukan hanya kepada organisasi, anggota, dan masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Allah SWT.
“GAM lahir dari perpaduan nilai-nilai pesantren, semangat generasi muda, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi ini harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan mampu menjawab berbagai tantangan,” ujarnya.
Amir menilai peran ajengan muda saat ini tidak cukup hanya berdakwah dari mimbar ke mimbar. Mereka juga harus hadir dalam pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan generasi muda, penguatan ketahanan keluarga, hingga pengembangan dan pemberdayaan pesantren.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga keikhlasan dalam berkhidmat, memperkuat persatuan, serta membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan tertib administrasi.
Pesan tersebut selaras dengan tema pengukuhan, yakni “Ajengan Muda Berkhidmat untuk Negeri, Membangun Politik Kebangsaan yang Berkeadilan dan Berkeagamaan.
Sementara itu, Ketua DPP GAM Priangan Timur, Hadits Munawir, mengatakan kepengurusan periode 2026–2031 akan memfokuskan program kerja pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan dan sosial, penguatan ekonomi keumatan, serta politik kebangsaan.
Menurut Hadits, GAM berkomitmen menghadirkan wajah Islam yang terbuka, inklusif, dan mampu menyelaraskan nilai-nilai keislaman dengan semangat kebangsaan, kemanusiaan, serta kemajuan zaman.
“Melalui pendekatan tersebut, GAM ingin berkontribusi dalam membangun peradaban yang menjunjung tinggi etika, estetika, dan spiritualitas,” katanya.
Selain menjalankan program di tingkat regional, DPP GAM juga akan memperluas jaringan organisasi di Jawa Barat. Dalam lima tahun ke depan, GAM menargetkan pembentukan dan pengukuhan kepengurusan di seluruh 27 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan dan memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat.(Gal)
- Penulis: Rian Sutisna
