Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » 14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

14 Advokat Baru DPC Peradi Tasikmalaya Diminta Utamakan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

  • account_circle Galih Sugih Lugina
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medinas.id — Sebanyak 14 advokat baru yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Tasikmalaya resmi dilantik. Dalam momentum tersebut, para advokat diminta menjalankan profesinya dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.

 

‎Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) I Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., mengatakan profesi advokat tidak seharusnya semata-mata dipandang sebagai pekerjaan yang berorientasi pada aspek ekonomi.

 

‎Menurutnya, advokat memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap keadilan dan pelayanan hukum.

 

‎“Jangan melihat profesi ini hanya dari sisi ekonomi. Kita harus lebih mengedepankan integritas, profesionalitas, dan sisi sosial dalam menjalankan profesi,” ujar Ade.

 

‎Pesan tersebut disampaikan Ade saat mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam kegiatan pelantikan. Ia menilai, menjaga kehormatan profesi menjadi bagian penting yang harus diperhatikan oleh para advokat, terutama mereka yang baru memasuki dunia profesi hukum.

 

‎Sementara itu, Pelaksana DPC Peradi Tasikmalaya, Nenden Mulyani, S.H., menegaskan advokat memiliki kedudukan yang sejajar dengan aparat penegak hukum lainnya dalam sistem penegakan hukum.

 

‎“Advokat tidak berada di bawah institusi penegak hukum lainnya. Kita sejajar sebagai penegak hukum, dengan kewajiban masing-masing sesuai porsinya,” kata Nenden.

 

‎Ia menjelaskan, ruang lingkup tugas advokat tidak terbatas pada penanganan perkara di pengadilan. Advokat juga memiliki peran dalam memberikan bantuan hukum melalui jalur nonlitigasi, termasuk mendampingi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan hukum.

 

‎Nenden mengatakan soliditas internal DPC Peradi Tasikmalaya terus dijaga di tengah pertumbuhan jumlah anggota. Organisasi yang pada awal berdirinya memiliki sekitar 30 anggota, kini telah berkembang menjadi sekitar 50 advokat.

 

‎“Alhamdulillah, soliditas di internal kami terjaga dengan baik. Dari awal berdiri sekitar 30 orang, sekarang sudah berkembang menjadi sekitar 50 anggota,” ujarnya.

 

‎Menurut Nenden, advokat di Tasikmalaya saat ini berasal dari berbagai organisasi profesi. Dengan semakin banyaknya organisasi advokat, jumlah advokat yang menjalankan profesi di wilayah Tasikmalaya diperkirakan telah mencapai sekitar 300 orang.

 

‎Meski terdapat sejumlah organisasi advokat, ia menilai seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yakni menjalankan profesi secara bertanggung jawab sekaligus berkontribusi dalam proses penegakan hukum.

 

‎Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Peradi pusat, Fredrich J. Pinakunary, yang hadir mewakili Ketua Umum Ahmad Fikri Assegaf, mengingatkan para advokat baru agar tidak hanya mengedepankan profesionalitas dalam menangani perkara komersial, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.

 

‎Fredrich hadir bersama Wakil Sekretaris Jenderal Suwardi Aritonang, S.H., M.H., dalam kegiatan pelantikan tersebut.

 

‎“Advokat merupakan profesi mulia. Karena itu, kita harus memberikan pelayanan dan bantuan hukum secara pro bono kepada para pencari keadilan, khususnya masyarakat yang tidak memiliki kemampuan secara ekonomi,” kata Fredrich.

 

‎Ia mengatakan persoalan hukum dapat dialami siapa saja, termasuk masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Berbagai persoalan seperti sengketa pertanahan, masalah keluarga, transaksi perdagangan hingga hak atas tempat tinggal dapat membutuhkan pendampingan hukum.

 

‎Kelompok masyarakat marginal, termasuk pekerja informal, menurutnya, juga tidak jarang menghadapi persoalan hukum namun terkendala biaya untuk memperoleh jasa advokat.

 

‎Karena itu, Fredrich mendorong para advokat baru untuk mengambil bagian dalam memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma atau sukarela kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

‎Selain memperluas bantuan hukum, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas paralegal. Menurutnya, paralegal memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat layanan hukum.

 

“Paralegal bukan advokat, tetapi merekasering bersentuhan langsung dengan pencari keadilan. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan, seperti menghadapi persoalan dengan kepolisian, membuat laporan, hingga mendampingi korban,” ujarnya.

 

‎Ia menilai penguatan kapasitas paralegal dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum, terutama di wilayah yang masih minim keberadaan advokat.

 

‎Fredrich juga menegaskan posisi advokat sebagai salah satu unsur penting dalam sistem penegakan hukum. Meski tidak menerima gaji dari negara seperti aparat penegak hukum lainnya, advokat tetap memiliki tanggung jawab profesional dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

 

‎“Advokat juga merupakan bagian dari aparat penegak hukum. Bedanya, aparat penegak hukum lainnya mendapatkan gaji dari negara, sedangkan advokat tidak. Namun, kita tetap memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan tugas secara profesional,” katanya.(***)

‎

‎

‎

  • Penulis: Galih Sugih Lugina
  • Editor: Galih

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Tekankan Digitalisasi di Sekolah Rakyat, Targetkan Akses Merata Hingga Pelosok

    Presiden Tekankan Digitalisasi di Sekolah Rakyat, Targetkan Akses Merata Hingga Pelosok

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Media Nasional (medinas.id) – Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau secara langsung kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, yang merupakan bagian dari program pendidikan yang digagas dan dijalankan oleh Kementerian Sosial. Kamis (11/09/2025) Dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun resmi Instagram Presiden Republik Indonesia, Prabowo menegaskan bahwa pendirian Sekolah […]

  • Presiden Prabowo Serukan Komitmen Indonesia Dukung Solusi Dua Negara di PBB

    Presiden Prabowo Serukan Komitmen Indonesia Dukung Solusi Dua Negara di PBB

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 17
    • 0Komentar

    New York, Media Nasional (medinas.id) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung terwujudnya Solusi Dua Negara bagi Palestina dan Israel. Hal itu disampaikan saat berpidato dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi mengenai Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, […]

  • Taekwondo Tasik Open 9 Berlangsung Meriah, Bukti Pembinaan Atlet Kian Berkembang

    Taekwondo Tasik Open 9 Berlangsung Meriah, Bukti Pembinaan Atlet Kian Berkembang

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Medinas.id — Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jawa Barat, Divie, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo Tasik Open 9 Grade C tingkat nasional yang diikuti peserta dari lima provinsi. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (02/05/2026). Menurut Divie, kejuaraan ini mencerminkan perkembangan positif Taekwondo di Kota Tasikmalaya, baik […]

  • Krisis Hunian, Lapas Tasikmalaya Terancam Tembus 1.000 Penghuni

    Krisis Hunian, Lapas Tasikmalaya Terancam Tembus 1.000 Penghuni

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medinas.id — Peringatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang digelar di Aula Lapas Kelas IIB Tasikmalaya pada Senin (27/04/2026) berlangsung penuh khidmat. Namun di balik suasana seremoni, persoalan serius berupa kelebihan kapasitas hunian masih menjadi perhatian utama. Pelaksana Harian Kepala Lapas, Yadi Suryaman, menyampaikan bahwa jumlah warga binaan saat ini sudah jauh melampaui daya tampung […]

  • Program Desa EKI Hadir di Garut, OJK Tasikmalaya Perluas Akses Keuangan bagi UMKM

    Program Desa EKI Hadir di Garut, OJK Tasikmalaya Perluas Akses Keuangan bagi UMKM

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medinas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui kegiatan Pra Inkubasi Lanjutan dan Inkubasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Tepas Papandayan. ‎Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut, Selasa (4/8/2026), diikuti pelaku […]

  • Gudang Rongsokan Terbakar di Kota Tasikmalaya, Yonif TP 939/Macan Putih Turut Bantu Pemadaman

    Gudang Rongsokan Terbakar di Kota Tasikmalaya, Yonif TP 939/Macan Putih Turut Bantu Pemadaman

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Medinas.id — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan barang rongsokan di Kampung Sambong PLN, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (4/8/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.40 WIB itu menghanguskan seluruh bangunan gudang dan sempat memicu kepanikan warga sekitar. ‎Api dengan cepat membesar karena gudang dipenuhi material mudah terbakar seperti plastik, kardus, dan berbagai barang […]

expand_less