Srikandi Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya Diminta Perkuat Pemberdayaan dan UMKM
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- visibility 25
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — Srikandi Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Ballroom Hotel Cordela Kota Tasikmalaya, Kamis (17/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merumuskan sejumlah program kerja Srikandi Pemuda Pancasila ke depan, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Edwin Adiwinata, mengatakan Rakercab diharapkan mampu menghasilkan program konkret yang dapat memperkuat kiprah Srikandi di tengah masyarakat.
”Selamat untuk Srikandi yang hari ini bisa melaksanakan rapat kerja. Mudah-mudahan menghasilkan program-program kerja ke depan agar Srikandi bisa lebih baik, khususnya untuk Tasikmalaya,” ujar Edwin seusai memberikan sambutan.
Menurutnya, Srikandi Pemuda Pancasila sebelumnya telah menjalankan sejumlah kegiatan yang dinilai memberikan kontribusi terhadap program organisasi. Ke depan, ruang pemberdayaan diharapkan menjadi salah satu fokus utama.
Edwin juga berharap berbagai gagasan yang berkembang dalam pembahasan internal MPC dapat diimplementasikan oleh Srikandi, termasuk dalam penguatan sektor UMKM dan kegiatan pemberdayaan lainnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara yang membuka Rakercab tersebut mengingatkan pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila, bukan sekadar menghafalkannya.
Ia menekankan bahwa nilai Pancasila harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan, mulai dari ketauhidan, keadilan dan keberadaban, persatuan, hingga penyelesaian persoalan melalui musyawarah.
”Jangan cuma bisa menghafal Pancasila, tetapi harus mampu memaknai dan memahami makna daripada Pancasila itu sendiri,” kata Diky.
Menurut Diky, nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat, termasuk ketika menghadapi persoalan. Setiap perbedaan, kata dia, harus disikapi melalui komunikasi dan musyawarah untuk mencapai keadilan sosial.
Ia juga mendorong kader Pemuda Pancasila untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkreasi sesuai dengan potensi daerah.
”Yang membuat kita berbeda adalah apa yang bisa kita lakukan, perbuatan baik kita. Semua manusia sama di hadapan Tuhan, begitu juga organisasi. Tetapi bagaimana kita bisa berkarya, berinovasi dan berkreasi untuk wilayah yang kita duduki,” ujarnya.
Diky menambahkan, sejumlah gagasan dan inovasi telah muncul dari pembicaraan bersama dengan jajaran Pemuda Pancasila. Ia berharap gagasan tersebut dapat diwujudkan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.
”Mudah-mudahan teman-teman Pemuda Pancasila memiliki kreativitas dan inovasi yang luar biasa untuk Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.(***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
