Family Gathering LSM PADI di Situ Panjalu, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Sosial
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- visibility 16
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medinas.id — Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) memanfaatkan momentum family gathering untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim binaan. Kegiatan yang digelar di kawasan Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/09/2026), itu diikuti pengurus dan anggota bersama anak-anak yatim binaan.
Bukan sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan keakraban di antara keluarga besar PADI. Anak-anak yatim binaan juga dilibatkan agar dapat menikmati suasana kebersamaan dan merasakan perhatian dari keluarga besar organisasi.
Ketua LSM PADI Iwan Restiawan mengatakan, family gathering menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarpengurus dan anggota sekaligus menjaga kepedulian terhadap anak-anak yatim binaan.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk berkumpul dan berekreasi, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan dan kepedulian. Anak-anak yatim binaan juga merupakan bagian dari keluarga besar PADI yang harus kita perhatikan dan dampingi,” ujar Iwan.
Menurut dia, soliditas organisasi tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan program, tetapi juga melalui komunikasi dan hubungan kekeluargaan yang baik di antara seluruh anggota.
“Kami ingin pengurus dan anggota semakin solid. Dengan kebersamaan seperti ini, komunikasi akan semakin baik dan semangat untuk menjalankan kegiatan sosial juga semakin kuat,” katanya.
Iwan menegaskan, keterlibatan anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PADI untuk memberikan perhatian sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.
“Kami ingin anak-anak yatim tidak merasa sendiri. Mereka harus tahu bahwa ada keluarga besar yang peduli dan siap berbagi kebahagiaan bersama mereka,” ucapnya.
Pemilihan Situ Panjalu sebagai lokasi kegiatan memberikan suasana berbeda bagi peserta. Pengurus, anggota, dan anak-anak yatim dapat berbaur dalam suasana santai sembari menikmati kawasan wisata tersebut.
Iwan berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PADI dalam memperkuat solidaritas internal dan kepedulian sosial.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi energi positif bagi keluarga besar PADI. Kami ingin kebersamaan tidak berhenti di acara ini, tetapi terus diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian kepada masyarakat,” pungkasnya. (***)
- Penulis: Galih Sugih Lugina
- Editor: Galih
