News  

Hari Ibu, IWAPI Kota Tasikmalaya Dorong Perempuan Kembangkan Potensi Usaha

medinas.id – Tasikmalaya – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri dan mampu bersaing di dunia usaha.

Ketua IWAPI Kota Tasikmalaya, Susi Susanti, SE., MM, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini sejalan dengan tema “Perempuan Berdaya, Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”.Tema tersebut, menurutnya, menjadi motivasi bagi para anggota IWAPI untuk terus mengembangkan potensi dan kapasitas diri.

“Momentum Hari Ibu ini kami jadikan sebagai dorongan agar perempuan, khususnya anggota IWAPI, terus meningkatkan potensi yang dimiliki. Perempuan tidak hanya dituntut berdaya, tetapi juga mampu berkarya serta bersaing di dunia usaha. Ke depan, kualitas karya yang dihasilkan pun diharapkan semakin meningkat,” kata Susi, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, IWAPI Kota Tasikmalaya secara konsisten melaksanakan berbagai program pemberdayaan perempuan, di antaranya pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas usaha, hingga penyelenggaraan pameran produk anggota. Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan IWAPI pada dasarnya sejalan dengan IWAPI di daerah lain, yakni melalui pelatihan, pameran, dan berbagai agenda yang mendukung pengembangan usaha anggota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Susi berharap perempuan di Kota Tasikmalaya dapat semakin berperan aktif dan peduli terhadap pembangunan daerah. Ia menilai, perempuan memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di Kota Tasikmalaya.

“Kami berharap perempuan-perempuan di Kota Tasikmalaya mampu menggali dan mengembangkan potensi diri, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tuturnya.

Saat ini, IWAPI Kota Tasikmalaya memiliki sekitar 80 anggota yang berasal dari beragam bidang usaha, mulai dari pengusaha bordir dan kerudung hingga sektor perhotelan dan restoran.

“Keanggotaan IWAPI cukup beragam, ada pelaku usaha bordir, kerudung, hingga perhotelan dan restoran. Yang tergabung adalah para ibu atau perempuan pelaku usaha,” pungkas Susi. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *