Jazilul Fawaid Tegaskan Muscab PKB Kondusif, Enam Nama Masuk Bursa Ketua

Medinas.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari proses penjaringan calon ketua baru.

Dalam forum tersebut, enam nama mencuat dan resmi diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk dipertimbangkan sebagai calon ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya periode mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, memastikan pelaksanaan Muscab berlangsung lancar, tertib, dan tetap berpegang pada prinsip musyawarah mufakat yang menjadi ciri khas partai.

“Proses Muscab berjalan dengan baik. PKB selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat tanpa pengecualian,” ujar Jazilul.

Ia menjelaskan, enam nama yang muncul dalam Muscab akan diproses lebih lanjut di tingkat DPP. Salah satunya adalah petahana, H. Wahid, yang kembali masuk dalam bursa bersama kandidat lainnya.

Menurut Jazilul, Muscab merupakan ruang aspirasi bagi struktur partai di tingkat bawah, khususnya Pengurus Anak Cabang (PAC), untuk menyampaikan usulan. Ia juga menegaskan bahwa forum tersebut bukan ruang bagi unsur fraksi.

“Ini adalah forum PAC, bukan forum fraksi. Semua berjalan sesuai mekanisme partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jazilul menyoroti pentingnya penguatan strategi politik PKB ke depan yang berbasis pada kerja nyata di tengah masyarakat. Ia mendorong kader untuk aktif turun langsung ke lapangan melalui berbagai sektor, seperti kesehatan, kepemudaan, hingga pemanfaatan platform digital.

“PKB harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika itu dilakukan, tentu akan berdampak pada peningkatan suara partai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab PKB Kota Tasikmalaya, Jun Sakan, menyebutkan enam nama bakal calon ketua yang akan diserahkan ke DPP.

Empat di antaranya merupakan usulan internal yang sebelumnya telah masuk dalam radar DPP, yakni H. Wahid, Muqit, Heni Hendini, dan Ahmad Junaedi Sakan.

Sedangkan dua nama lainnya, Asep M. Syams dan H. Oleh Soleh, merupakan usulan peserta Muscab yang kemudian disepakati untuk ikut dalam tahapan berikutnya.

“Total ada enam nama yang akan melanjutkan ke proses selanjutnya, yakni uji kelayakan dan kepatutan di DPP,” jelas Jun.

Ia menambahkan, tahapan lanjutan akan dilaksanakan di tingkat pusat melalui mekanisme presentasi dan pendalaman kapasitas masing-masing kandidat. Dari proses tersebut, DPP akan menetapkan figur yang dinilai paling layak memimpin DPC PKB Kota Tasikmalaya.

Dengan demikian, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP PKB, setelah mempertimbangkan hasil Muscab serta evaluasi menyeluruh
terhadap para calon.(gal)

Banyak platform digital berkembang pesat di 2026, salah satunya

platform terpercaya ini

yang mulai banyak digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *