News  

RABN : Upaya Delegitimasi Presiden Prabowo Adalah Ancaman Stabilitas Nasional

Medinas.id — Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), Agus Winarno, S.H., menyampaikan sikap tegas terkait berbagai narasi yang dinilai berpotensi melemahkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

RABN menegaskan tidak akan tinggal diam apabila terdapat pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas nasional melalui propaganda politik, operasi opini, maupun agenda tersembunyi yang mengarah pada upaya delegitimasi pemerintahan yang sah.

Dalam pernyataannya, Agus Winarno menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto merupakan pemimpin yang terpilih secara sah melalui mekanisme demokrasi konstitusional.

Oleh karena itu, menurutnya, setiap upaya yang bertujuan mengganggu jalannya pemerintahan tidak hanya ditujukan kepada presiden semata, tetapi juga dapat dimaknai sebagai bentuk pengabaian terhadap kehendak rakyat Indonesia.

“Relawan Anak Bangsa Nasional menegaskan dengan sangat jelas, siapa pun yang berusaha mengganggu, melemahkan, atau menggoyang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan berhadapan dengan kekuatan politik rakyat yang tergabung dalam RABN. Kami tidak akan membiarkan kedaulatan bangsa ini dipermainkan oleh kepentingan apa pun,” ujar Agus Winarno.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai narasi yang menyebut adanya dugaan operasi pergantian rezim melalui jaringan opini global serta dukungan pendanaan dari lembaga tertentu yang dinilai bertujuan membangun persepsi negatif terhadap pemerintahan baru di Indonesia.

Menurut RABN, pola seperti ini bukanlah hal baru dalam dinamika politik internasional, di mana negara-negara berkembang kerap menjadi sasaran operasi pengaruh untuk menggoyang stabilitas domestik.

Agus Winarno menilai operasi semacam itu kerap memanfaatkan berbagai instrumen, mulai dari jaringan aktivis, opini akademik, organisasi masyarakat sipil, hingga propaganda digital untuk membentuk persepsi bahwa pemerintahan yang sah kehilangan legitimasi moral di mata publik.

“Ini bukan sekadar kritik biasa, melainkan bagian dari operasi politik yang dibungkus dengan jargon demokrasi dan hak asasi manusia. Polanya terlihat jelas, yakni membangun narasi bahwa negara sedang mengalami kemunduran, memprovokasi ketidakpercayaan publik, kemudian mendorong tekanan politik yang berpotensi menimbulkan instabilitas nasional,” tegasnya.

RABN juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara berdaulat yang tidak mudah dipengaruhi oleh agenda geopolitik pihak luar. Sebagai negara demokratis, Indonesia memiliki sistem konstitusional yang harus dihormati oleh semua pihak.

Selain itu, Agus Winarno mengingatkan bahwa dinamika konflik di era modern tidak selalu berlangsung melalui kekuatan militer, melainkan juga melalui perang informasi yang memanfaatkan media sosial, propaganda digital, dan operasi pembentukan opini publik secara sistematis.

“Jika ada yang berpikir dapat menjatuhkan Presiden Prabowo melalui propaganda, provokasi, maupun operasi opini di media sosial, mereka akan berhadapan dengan kesadaran rakyat yang jauh lebih kuat. Kami tidak akan membiarkan negara ini diacak-acak oleh kepentingan yang ingin melemahkan Indonesia dari dalam,” ujarnya.

RABN juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan waspada terhadap berbagai konten provokatif yang berpotensi menimbulkan pesimisme, ketakutan, maupun kebencian terhadap pemerintahan yang sedang menjalankan tugasnya.

Menurutnya, persatuan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas nasional agar tidak mudah terpecah oleh propaganda yang dapat memicu konflik sosial.

“Kami mengingatkan dengan tegas bahwa demokrasi Indonesia bukanlah ruang eksperimen bagi kepentingan apa pun. Apabila ada pihak yang mencoba mengganggu stabilitas negara, maka Relawan Anak Bangsa Nasional akan berada di garis depan bersama rakyat untuk menghadapinya secara politik,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Agus Winarno menegaskan bahwa mandat rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto harus dihormati oleh semua pihak. Pemerintahan yang sah, menurutnya, perlu diberikan ruang untuk bekerja dan menjalankan program demi kepentingan bangsa dan negara.

“Jangan pernah mencoba memainkan api di negeri ini. Indonesia bukan negara yang mudah digoyang oleh propaganda murahan. RABN bersama rakyat siap menjaga Presiden Prabowo dan kedaulatan bangsa hingga titik terakhir,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *